Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Sepekan Melemah ke 6.401, Asing Jual Saham Rp72,8 Triliun

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |10:00 WIB
 IHSG Sepekan Melemah ke 6.401, Asing Jual Saham Rp72,8 Triliun
IHSG Sepekan Melemah ke 6.401, Asing Jual Saham Rp72,8 Triliun (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan data perdagangan saham di BEI selama periode 10-14 Agustus 2026. Perdagangan saham ditutup bervarisasi dengan IHSG ditutup melemah 0,12 persen ke level level 6.401,888 dari posisi 6.409,654 pada pekan sebelumnya

Meski IHSG terkoreksi, kapitalisasi pasar justru mengalami peningkatan. Kapitalisasi pasar pada akhir pekan mencapai Rp11.243 triliun, naik Rp32 triliun atau 0,28 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level Rp11.212 triliun.

Sepanjang pekan, IHSG bergerak dalam rentang 6.230,097 hingga 6.462,738. Level tertinggi tersebut lebih tinggi 0,83 persen dibandingkan level tertinggi pada pekan sebelumnya, sedangkan level terendah naik 0,28 persen.

Namun, peningkatan kapitalisasi pasar tersebut terjadi di tengah pelemahan aktivitas perdagangan. Rata-rata volume transaksi harian turun menjadi 34,012 miliar saham dari 39,948 miliar saham pada pekan sebelumnya, atau berkurang 14,86 persen. Demikian dikutip data BEI, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

 

Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 1,07 persen menjadi Rp15,213 triliun dari Rp15,378 triliun. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 9,67 persen menjadi 2,095 juta kali dari 2,319 juta kali.

Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp1,034 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp72,873 triliun.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement