Bupati Probolinggo Muhammad Haris, menyampaikan apresiasi atas konsistensi sinergi multipihak yang secara terus-menerus memberikan perhatian pada kesehatan anak-anak di Kabupaten Probolinggo.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi keberlanjutan program Merdeka Senyum ini yang kini telah memasuki tahap ke-4," katanya.
Sementara, Direktur Rumah Sakit Rizani Mirrah Samiyah menekankan pentingnya pemerataan akses terhadap fasilitas kesehatan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Memastikan bahwa seluruh masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, mendapatkan akses penanganan medis spesialis yang berkualitas. Dampak dari kondisi bibir sumbing dan celah langit-langit mencakup aspek fungsi bicara hingga psikososial anak dan keluarga. Melalui kerja sama ini, RS Rizani siap memberikan fasilitas serta perawatan terbaik demi memulihkan kualitas hidup para pasien," ungkap Mirrah.
Sementara itu, Ketua Tim Medis Surabaya CLP Center, Lobredia Zarasade menjelaskan keberlanjutan proses medis dan pendampingan yang diberikan kepada seluruh pasien pascaoperasi.
"Penanganan celah bibir dan langit-langit memerlukan pendekatan yang komprehensif dan bertahap. Seluruh data pasien yang dioperasi pada bakti sosial ini dicatat secara terintegrasi untuk perawatan lanjutan di tempat kami di Surabaya," katanya.
"Penanganan tidak berhenti pada bedah pertama, namun mencakup terapi wicara, perawatan ortodonti, hingga tindakan lanjutan jika diperlukan, yang seluruhnya disiapkan secara gratis. Jarak yang dekat antara Probolinggo dan Surabaya makin memudahkan pendampingan bertahap ini," sambungnya.
Selama empat tahap pelaksanaan, program operasi gratis bibir sumbing dan celah-celah langit di Probolinggo telah memberikan dampak positif yang signifikan berupa peningkatan kualitas hidup dan rasa percaya diri anak, penurunan beban finansial warga untuk biaya operasi dan perawatan, meningkatkan kesehatan mental keluarga karena orang tua terbebas dari rasa cemas mengenai masa depan sang anak, serta turut mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Probolinggo.
Program ini juga mencerminkan keberhasilan penerapan sinergi multipihak yang diusung oleh PT Paiton Energy dan PT POMI, di mana kolaborasi terpadu antara pihak swasta, pemerintah daerah, tim medis profesional, yayasan nirlaba, serta media massa mampu menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan (sustainable impact).
Sekadar informasi, kegiatan ini dilakukan oleh Paiton Energy dan PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit Rizani, Yayasan Surabaya CLP Center, dan Smile Train Indonesia.

(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.