Bimo menyampaikan bahwa kepatuhan dan pengawasan bukan dua hal yang bertentangan. Menurutnya, penerapan Cooperative Compliance bukan berarti pengawasan menjadi longgar. Sebaliknya, pengawasan dapat semakin kuat karena berbasis sistem, data, dan transparansi.
Bagi perusahaan yang memiliki sistem pengendalian perpajakan yang terbuka dan data yang dapat dipercaya, DJP juga perlu memberikan kepastian, kemudahan, dan proses administrasi yang lebih efisien. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan perpajakan yang modern.
Kepercayaan diberikan karena ada transparansi. Kemudahan diberikan karena ada kepatuhan dan kepastian diberikan karena kita sama-sama membangun sistem yang dapat dipercaya.
Bimo menyampaikan apresiasi kepada PT. Pertamina (Persero) khususnya kepada Mega Satria beserta tim, atas keterbukaan dan kerja sama yang telah diberikan dan atas kesediaan menjadi salah satu pihak yang berjalan bersama DJP dalam membangun model ini. PT. Pertamina (Persero) diharapkan dapat menjadi perintis sekaligus benchmark bagi wajib pajak lainnya di Indonesia.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.