Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEI Buka Short Selling di Awal Oktober, Tahap Awal Hanya Beberapa Saham

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |17:17 WIB
BEI Buka Short Selling di Awal Oktober, Tahap Awal Hanya Beberapa Saham
BEI (Foto: Okezone)
A
A
A

Salah satu parameter yang diperhatikan adalah rata-rata nilai transaksi harian anggota bursa dalam satu bulan terakhir. Selain itu, terdapat batas maksimum aktivitas short selling untuk membatasi transaksi berlebihan.

"Ini maksimum bisa melakukan short selling 0,02% dari saham yang ada. Jadi untuk membatasi agar tidak ada yang melakukan kegiatan short selling berlebihan," kata Jeffrey.

Sementara dari sisi investor, kriteria untuk melakukan short selling juga akan diatur. Jeffrey menyebut investor yang dapat melakukan transaksi tersebut diharapkan merupakan investor yang telah memiliki pengalaman, bukan investor pemula.

Jeffrey menegaskan short selling bukan semata-mata instrumen untuk spekulasi. Menurut dia, mekanisme tersebut juga dibutuhkan investor untuk melakukan hedging dan sebagai bagian dari strategi investasi. Selain itu, short selling dibutuhkan liquidity provider dalam transaksi derivatif.

Dia menambahkan, berdasarkan kajian yang pernah dilakukan BEI, penerapan short selling berpotensi meningkatkan likuiditas pasar hingga 17%. Namun, realisasi peningkatan tersebut akan bergantung pada jumlah saham dan anggota bursa yang nantinya mendapatkan izin.

"Potensinya sudah pernah kami hitung, pada saat itu sampai dengan 17%," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement