"Lebih dari 1.000 perusahaan kita turunkan menjadi 250 sampai dengan 300 nantinya. Dan kita masih on the track untuk tahun ini kita lakukan," ujarnya.
Konsolidasi tersebut, lanjut Tedi, juga ditujukan untuk menghindari adanya perusahaan dalam satu ekosistem BUMN yang menjalankan bisnis serupa dan saling bersaing.
Perusahaan-perusahaan dengan kegiatan usaha yang sama akan didorong untuk digabungkan sehingga memiliki skala usaha yang lebih besar.
"Perusahaan yang sama bersaing, enggak perlu, jadilah satu. Sehingga skalanya lebih besar," kata Tedi.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.