Menurut Asep, data satelit memiliki karakteristik dan keterbatasan pengukuran. Koordinat deteksi panas pada produk satelit tertentu menunjukkan pusat piksel deteksi sehingga tidak selalu dapat diperlakukan sebagai posisi persis sumber penyalaan.
“Peta dapat membantu menjawab di wilayah mana indikasi kebakaran terdeteksi. Namun, peta tidak dapat berdiri sendiri untuk menjawab siapa yang membakar dan apakah ada kesengajaan,” kata Asep.
Karena itu, analisis perlu menggunakan peta batas konsesi yang sah, data waktu perekaman, serta citra satelit secara berurutan. Hasil analisis tersebut kemudian perlu dicocokkan dengan pemeriksaan lapangan, terutama apabila indikasi kebakaran berada di sekitar batas wilayah pengelolaan.
Lima Perusahaan Dicabut Izinnya
Lima perusahaan pemegang PBPH yang izinnya dicabut tersebar di tiga provinsi di Kalimantan. Berikut rinciannya:
1. PT Wana Lestari Jaya di Sanggau dan Sekadau, Kalimantan Barat, memiliki konsesi seluas 29.140 hektare dengan area terbakar 47,84 hektare.