Nilai transaksi aset kripto pada periode yang sama mencapai Rp23,16 triliun, meningkat 12,87% secara bulanan. Sementara, volume transaksi Indodax mencapai Rp9 triliun pada periode yang sama, meningkat sekitar 20% secara bulanan.
Menurut Aloysia, pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan aset kripto domestik tetap berjalan baik di tengah dinamika kebijakan dan pasar global. Ia menambahkan bahwa peningkatan ini perlu diiringi dengan literasi masyarakat yang memadai mengenai karakteristik aset kripto dan manajemen risiko.
“Melihat partisipasi masyarakat yang terus bertumbuh secara positif menunjukkan bahwa aset kripto semakin menjadi bagian penting dari perekonomian nasional. Namun, hal ini juga menjadi pengingat bahwa investor tetap perlu melakukan riset mandiri, memahami risiko, dan tidak hanya berorientasi pada pergerakan pasar jangka pendek,” tambahnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.