Perhitungan tersebut, menurut Bank Mandiri, telah memperhitungkan harga terendah intraday saham JARR dan PGUN selama satu bulan terakhir.
Untuk menjaga profil risiko kredit, Bank Mandiri juga menyatakan telah mengatur mekanisme penambahan agunan (top-up) dan/atau pengurangan saldo pokok pinjaman (outstanding) dalam perjanjian kredit.
Mekanisme tersebut dapat diterapkan apabila rasio cakupan agunan tidak lagi memenuhi ketentuan yang disepakati. Pengurangan saldo pinjaman yang dimaksud dilakukan di luar pembayaran angsuran pokok yang telah dijadwalkan.
Penjelasan tersebut merupakan klarifikasi Bank Mandiri kepada BEI mengenai pertimbangan pemberian kredit, pengujian kemampuan pembayaran, serta pengelolaan risiko agunan saham JARR dan PGUN.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.