Advertisement
Advertisement

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.156 per Dolar AS

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2026 |16:11 WIB
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.156 per Dolar AS
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (27/10/2026), turun 21 poin atau sekitar 0,12 persen ke level 18.156 per dolar AS.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni upaya diplomatik terkini berfokus pada pembicaraan yang melibatkan Iran, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, sementara para pejabat Qatar juga telah menjalin komunikasi dengan Teheran dalam upaya mencegah meluasnya konflik.

"Para pejabat senior dari Arab Saudi, Turki, dan Pakistan bertemu dengan para pemimpin Iran di Teheran pada hari Senin, dengan tujuan mengurangi ketegangan regional dan membuka jalur untuk negosiasi," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Menurut sejumlah laporan, pembahasan tersebut mencakup serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi, kemungkinan diadakannya pembicaraan antara AS dan Iran, gangguan pelayaran melalui Selat Hormuz, serta blokade yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. 

Upaya diplomatik ini telah membantu meredakan kekhawatiran mendesak mengenai eskalasi militer lebih lanjut, namun para investor tetap bersikap hati-hati terkait apakah upaya tersebut akan menghasilkan de-eskalasi yang langgeng.

Presiden Donald Trump juga tetap membuka kemungkinan untuk melakukan tindakan militer lebih lanjut terhadap Iran, sementara pihak Teheran menyatakan bahwa negosiasi dengan Washington memerlukan konsesi tertentu, termasuk penghentian blokade AS dan pencabutan sanksi terhadap ekspor minyak Iran. 

Risiko terhadap pasokan tetap cukup besar. Konflik dengan Iran telah mengganggu pelayaran komersial melalui Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb, dua jalur penting bagi perdagangan energi global.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement