Rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,8 persen, sedangkan rasio dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) mencapai 44,9 persen.
Untuk memperkuat pendanaan, perseroan terus meningkatkan penghimpunan dana murah melalui akuisisi nasabah, perluasan kerja sama pengelolaan gaji (payroll), dan peningkatan transaksi. Pembukaan rekening melalui kanal digital tercatat berkisar 7.000 hingga 12.000 rekening setiap bulan.
Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) berada di level 2,87 persen. Sementara itu, rasio Loan at Risk (LAR) tercatat sebesar 9,92 persen.
Perseroan melanjutkan perbaikan kualitas kredit melalui penyempurnaan proses analisis kredit (underwriting), restrukturisasi secara selektif, serta penguatan pedoman pengelolaan portofolio dan penetapan harga kredit berdasarkan profil risiko.
Memasuki triwulan IV 2026, bank bjb akan melanjutkan strategi pertumbuhan berkualitas melalui penguatan dana murah, pengendalian biaya dana, penyaluran kredit secara selektif, peningkatan pendapatan nonbunga, dan efisiensi operasional. Perseroan juga akan memperkuat pemulihan kredit bermasalah serta meningkatkan kualitas analisis kredit untuk menjaga kinerja bisnis secara berkelanjutan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.