Advertisement
Advertisement

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |15:32 WIB
 Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS, Ini Pemicunya (Foto: Okezone)
A
A
A

Apabila ketegangan politik dapat dikelola dengan baik, kepercayaan investor diharapkan dapat kembali pulih. Sebaliknya, jika situasi terus berlarut-larut, tekanan terhadap rupiah, IHSG, investasi, dan perekonomian Indonesia berpotensi semakin besar.

Kemudian, kekhawatiran inflasi semakin meningkat menjelang pengumuman data inflasi Oktober pekan depan. Hal ini menjadi perhatian pelaku pasar karena inflasi yang tinggi dapat memengaruhi keputusan Bank Indonesia dalam menentukan suku bunga. 

Secara sederhana, jika harga barang dan kebutuhan pokok terus naik, daya beli masyarakat akan melemah. Selain itu, kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah dapat membuat biaya produksi serta harga barang semakin mahal.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp18.140-Rp18.190 per dolar AS. 

"Sedangkan dalam perdagangan pekan depan diprediksi dalam rentang Rp18.000-Rp18.320 per dolar AS," katanya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement