Reformasi tersebut mencakup keterbukaan data kepemilikan saham di atas 1%, perincian klasifikasi investor dari sembilan menjadi 39 kategori, serta pelaporan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau HSC.
"Namun MSCI juga sudah merecognize atau mengakui reformasi yang dilakukan di pasar modal Indonesia terkait keterbukaan kepemilikan saham di atas 1%, keterbukaan klasifikasi investor yang lebih rinci dari 9 menjadi 39, kemudian pelaporan High Shareholding Concentration (HSC), dan juga peta jalan menuju persyaratan free float yang tadi saya sampaikan akan diimplementasikan secara bertahap menuju 15 persen," jelas Agus.
Proses konsultasi publik MSCI masih berlangsung hingga April 2027. Sementara itu, pengumuman keputusan akhir dijadwalkan paling lambat pada 30 Juni 2027.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.