JAKARTA - Total dwelling time Indonesia menunjukkan perubahan positif, yakni rata-rata 2,9 hari dari sebelumnya 3-4 hari di Januari. Sedikit lebih tinggi dari yang ditargetkan Presiden Jokowi yakni dua hari.
Namun demikian, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution masih merisaukan masalah larangan terbatas (lartas) yang kembali menunjukkan sinyal negatif.
"Kita mendengar bahwa larangan terbatas itu tadinya sudah membaik cukup jauh dari yang tadinya 51% menjadi turun 32% pada waktu paket kita jalankan paket 1-14, sempat turun. Tapi belakangan ternyata apa, ternyata malah ada perkembangan mundur dia," terang Darmin di Kantor Indonesia National Single Window (INSW) Senin (6/2/2017).
Permasalahan lartas butuh koordinasi dari 18 Kementerian yang menangani masalah pabean. Semuanya akan mengacu kepada kebijakan single risk management, terkait perizinan masuk dan keluar barang di pabean.
"Tidak kemudian yang satu bilang risiko rendah, namun yang lain bilang risiko tinggi. Kalau masing-masing beda pasti terakumualasi menjadi panjang," paparnya.