JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menghadiri pencatatan perdana Kontrak Investasi Kolektif – Efek Beragun Aset (KIK – EBA) Mandiri – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR 01) Surat Berharga Hak Atas Pendapatan Tol Jagorawi (EBA Kelas A). Dalam pencatatan perdana KIK-EBA Mandiri JSMR01 ini, turut pula hadir sejumlah Menteri Kebinet Kerja.
Beberapa menteri yang hadir di antaranya adalah Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Turut pula hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso.
Dalam sambutnya, Jokowi menekankan bahwa sekuritisasi ini adalah kali pertama dilakukan oleh pemerintah. Waktu yang dibutuhkan pun mencapai 9 bulan. Jokowi pun berharap agar sekuritisasi ini diikuti oleh pihak swasta. Dengan begitu efisien bisa dirasakan oleh setiap perusahaan yang melakukan sekuritisasi.
"Saya harap setelah telur ini pecah yang lain juga ada tak hanya BUMN tapi swasta juga," kata Jokowi di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/8/2017).
Baca juga: "Pecah Telor", Swasta Juga Diharap Ikut Terbitkan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset
Dengan menekan tombol sirine, Jokowi meresmikan pencatatan perdana KIK-EBA ini. Diharapkan, perusahaan BUMN lainnya juga ikut serta melakukan sekuritisasi ke depannya.