PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) buka suara usai OJK dan Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pasar modal. Selain itu, pihaknya disebut untung Rp14,5 triliun dari dugaan aksi manipulasi IPO dan transaksi semu saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)
Mirae Asset Sekuritas Indonesia menghormati dan bersikap kooperatif terhadap pemeriksaan yang tengah berlangsung, dan mendukung sepenuhnya permintaan data dan informasi yang diperlukan oleh aparat penegak hukum.
“Kami memastikan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan normal dan pelayanan tidak terdampak,” tulis manajemen Mirae Asset dalam keterangan resmi.
Sebagai bagian dari proses hukum yang telah berjalan, Mirae Asset menerima kunjungan dari pihak Bareskrim Polri dan OJK terkait klarifikasi dan pengumpulan informasi.
“Proses ini merupakan kelanjutan dari pengembangan penyidikan atas perkara yang sudah lama berjalan,” tulis manajemen Mirae Asset.
(Dani Jumadil Akhir)