JAKARTA - Indonesia dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga energi, kepastian pasokan, dan keberlanjutan sektor energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang mendorong kenaikan harga energi dunia.
Ekonom Josua Pardede mengatakan, kekhawatiran pelaku industri manufaktur terhadap kenaikan harga gas dan ketidakpastian pasokan merupakan hal yang wajar. Hal ini karena energi, khususnya gas bumi, menjadi salah satu faktor utama penggerak sektor industri nasional.
“Menurut saya, situasi ini perlu dibaca sebagai dilema kebijakan energi yang sangat nyata, karena gas bumi bukan hanya komoditas, tetapi juga bahan bakar produksi industri,” ucapnya, Kamis (4/6/2026).
Data Kementerian ESDM menunjukkan pemanfaatan gas bumi di Indonesia mayoritas untuk domestik dan digunakan hampir di seluruh sektor industri.
“Ini menjelaskan mengapa isu harga LNG dan gas bumi tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan penyedia energi, tetapi juga sebagai persoalan industri nasional dan stabilitas ekonomi,” ungkapnya.