MSCI Tahan Status RI, Tapi Investor Asing Masih Net Sell Rp83 Triliun

Rohman Wibowo, Jurnalis
Rabu 24 Juni 2026 09:18 WIB
MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpeluang memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)
Share :

JAKARTA - Keputusan MSCI untuk tetap mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market berpeluang memperbaiki persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia dan meredakan tekanan jual yang selama ini membayangi pergerakan IHSG.

Namun demikian, Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana menitikberatkan bahwa dampak positif tersebut masih bersifat terbatas karena belum mampu menjawab berbagai tantangan fundamental yang menjadi perhatian investor global.

“Status Emerging Market memang berhasil dipertahankan, tetapi arah pasar selanjutnya akan lebih ditentukan oleh kondisi fiskal nasional, stabilitas nilai tukar rupiah, prospek suku bunga global, serta kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas kebijakan ekonomi di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan berbagai program strategis nasional,” ujar Hendra, Rabu (24/6/2026).

Menurut Hendra, tantangan terbesar Indonesia saat ini bukan lagi sekadar mempertahankan status Emerging Market, melainkan mengembalikan kepercayaan investor asing yang hingga kini masih cenderung berhati-hati.

Hal ini sejalan dengan perhatian pasar yang tertuju pada potensi pelebaran defisit APBN seiring meningkatnya kebutuhan anggaran untuk berbagai program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

“Investor membutuhkan kepastian mengenai sumber pendanaan, efektivitas pelaksanaan, serta dampaknya terhadap kesehatan fiskal jangka panjang. Selama kekhawatiran terhadap keberlanjutan fiskal masih belum sepenuhnya terjawab, minat investor asing untuk kembali masuk secara agresif ke pasar domestik diperkirakan akan tetap terbatas,” jelas Hendra.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya