Laba Diproyeksi Rp200 Miliar di 2027, Market Cap SEMA Berpotensi Tembus Rp2 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis
Jum'at 09 Oktober 2026 20:08 WIB
Proyeksi Laba SEMA (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) berpeluang memasuki babak pertumbuhan baru melalui keterlibatannya dalam proyek Data Center CGK5 dan CGK7. 

Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan kebutuhan infrastruktur digital, kontrak tersebut dinilai dapat menjadi katalis penting bagi perubahan skala bisnis perseroan. 

Fauzan Luthsa, analis pasar modal Menteng Kleb Institute, melihat keterlibatan SEMA sebagai pemasok Power Train Unit (PTU) dan SKID membuka peluang bagi perseroan untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok infrastruktur data center. 

“Saya melihat kontrak CGK5 dan CGK7 ini bisa menjadi titik penting untuk perubahan skala bisnis perseroan. SEMA memang bukan penyedia keseluruhan sistem kelistrikan data center, tetapi masuk pada rantai yang cukup fundamental melalui penyediaan PTU dan SKID,” kata Fauzan, Jumat (9/10/2026). 

Dengan asumsi kontrak tersebut dapat mendorong penjualan sekitar Rp2 triliun dan perseroan mampu mempertahankan margin laba bersih 10%, Fauzan memperkirakan laba bersih SEMA dapat mencapai sekitar Rp200 miliar pada 2027. 

Dengan asumsi Price to Earnings Ratio (PER) sebesar 10 kali, laba tersebut secara teoritis menghasilkan kapitalisasi pasar sekitar Rp2 triliun. 

Jika jumlah saham beredar sekitar 1,35 miliar lembar dan tidak berubah, skenario tersebut ekuivalen dengan valuasi sekitar Rp1.481 per saham, atau mendekati Rp1.500. 

Angka-angka tersebut merupakan skenario valuasi berdasarkan asumsi analis, bukan target resmi perseroan atau jaminan harga saham.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya