Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LTV Mampu Dongkrak KPA Hingga 20%

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Kamis, 23 Juni 2016 |14:10 WIB
LTV Mampu Dongkrak KPA Hingga 20%
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Sektor properti diprediksi bakal mendulang 'berkah' dari adanya pelonggaran rasio Loan to Value (LTV) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) baru-baru ini.

Konsultan properti Cushman and Wakefield Indonesia mencatat, sektor properti khususnya dari segmen kondominium diproyeksikan bakal meningkatkan penjualan rata-rata sampai 20 persen di akhir tahun ini. (Baca juga: Mengukur Efektivias Relaksasi LTV Kredit Rumah)

"Karena ini yang ditunggu-tunggu ya oleh market maupun developer, karena selama ini fenomena yang terjadi daya beli dari si pembeli cukup tergerus karena kondisi ekonomi yang lemah," ujar Director Research and Advisory Cushman and Wakefield Indonesia Arief Rahardjo, di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Arief menuturkan, pelonggaran tersebut yang di mana membuat uang muka pembelian properti termasuk rumah susun atau rumah tapak menjadi 15 persen ini juga akan meningkatkan pertumbuhan porsi kredit pemilikan apartemen (KPA), selain daripada kredit pemilikan rumah (KPR).

"Karena kalau residensial ini kan target utamanya market end-user, jadi pasti akan sangat terbantu jika ini bisa langsung diimplementasikan di kuartal ketiga dan diterapkan oleh perbankan," lanjut Arief.

Arief menambahkan, selain meningkatkan aktivitas pembelian kondominium untuk end-user, diharapkan dengan adanya relaksasi LTV ini juga dapat meningkatkan aktivitas investasi yang juga berkaitan dengan turunnya suku bunga acuan BI rate. (Baca juga: Belum Sesuai Harapan, REI Minta LTV Dihapuskan)

Kendati demikian selama kuartal II-2016 pasar apartemen terbilang flat. Menurut catatan Cushman and Wakefield Indonesia, pre-sales rate kuartal II sebesar 62,9 persen yang di mana turun dari kuartal I 63,6 persen. Pasokan apartemen di kuartal II-2016 sebanyak 12.287 unit yang menambahkan total pasokan di semester I sebanyak 23.246 unit.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement