Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menyusun dan Membangun Strategi Segmentasi Pasar

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 16 September 2016 |10:44 WIB
Menyusun dan Membangun Strategi Segmentasi Pasar
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Segmentasi pasar merupakan salah satu keputusan dan kunci yang sangat penting dalam pemasaran (segmentation, targetting, positioning) bahkan fatal jika tidak mengena sasaran, sia-sia saja beriklan gencar, memiliki armada logistik yang banyak dan sistem yang canggih.

Segmentasi pasar berbicara mengenai konsumen, pemakai dan pelanggan, baik yang telah menjadi maupun yang berpotensi untuk menjadi bagian dari sasaran pemasaran kita. Merekalah penentu. Segmentasi pasar yang ideal harus memenuhi kriteria utama seperti: a. Pasar cukup besar agar mendatangkan penjualan dan keuntungan, b. Cukup stabil kini maupun dalam jangka panjang, c. Homogen; jeniskonsumendan atau pelanggan yang sejenis, d. Dapat dijangkau oleh media komunikasi yang tepat, e. Dapat diukur baik secara kalkulasi prediksi maupun realita, e. Efektif dalam jangkauan, efisien dalam coverage, f. Bertumbuh tidak statis pada keadaan sekarang.

Dengan bervariasinya jenis konsumen, pemakai dan pelanggan dan situasi pasar yang berbeda dari satudaerahkedaerahlain, maka tidak mudah untuk sekali jadi dapat menentukan segmentasi pasar yang pas dengan produk atau jasa layanan kita. Secara umum ada dua strategi yang dapat diterapkan dalam menentukan segmentasi pasar: Strategi Konsentrasi (focused) dan Strategi Multi-segmen (spread).

Yang pertama, perusahaan berkonsentrasi pada satu segmen pasar, sedangkan satunya pada berbagai segmen pasar. Masing-masing ada keuntungan dan risikonya. a. Geographic Segmentation. Berdasar wilayah: negara. provinsi, kota, desa. Selain berdasar wilayah, terkait juga dengan musim. Pakaian, makanan dan minuman di daerah empat musim, tropikal dan semi-tropikal berbeda- beda. Segmentasi berdasar wilayah diperlukan dan tidak terlepas dari strategi pemasaran internasional dan menjadi tahap pertama dalam segmentasi pasar baru dilanjutkan dengan sub-segmentasi selanjutnya.

b. Demographic Segmentation. Berdasar demografi: umur, jenis kelamin, ukuran keluarga, penghasilan atau pendapatan, tingkatan dalam pekerjaan, agama, ras, etnis dan suku, kebangsaan. Segmentasi berdasar demografi lebih luas ketimbang geografi, dan pada praktiknya lebih banyak diterapkan. Segmentasi berdasar demografi biasa diterapkan pada B2B (busines to busines) salah satu faktor besaran unit atau volume.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement