Erani mengungkapkan, minimnya fasilitas sanitasi tersebut tidak hanya terjadi di desa-desa yang ada di pedalaman. Bahkan, daerah pinggiran ibu kota pun masih terjadi kasus serupa.
"Itu bukan isu di Papua, NTT, Maluku, NTB, tapi di belakang (Bandara) Soekarno-Hatta kenyataan itu bisa kita temui," tuturnya.
Menurutnya, salah satu penyebab fenomena tersebut adalah lantaran tingkat kemiskinan di daerah itu masih sangat tinggi. Meskipun desa-desa tersebut memiliki sumber daya alam (SDA) cukup tinggi. Namun, masyarakat sekitar tidak memiliki akses untuk mengelola SDA tersebut, sehingga kemiskinan di wilayah-wilayah itu masih cukup tinggi.
"Memang di desa suplus SDA tapi defisit penguasaan. Jadi, desa itu lumbung SDA tapi warga desa tidsk memegang itu. Dorongan agar pembatasan lahan untuk korporasi harus diteruskan, tapi di DPR selalu mental," terang Erani.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.