Image

Waduh, Otomatisasi dan Robotisasi Ancam Eksistensi Tenaga Kerja Manusia

Trio Hamdani, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017, 14:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 31 320 1805731 waduh-otomatisasi-dan-robotisasi-ancam-eksistensi-tenaga-kerja-manusia-hOfHyi4Tzp.jpg Foto: Koran SINDO

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengungkapkan bahwa ancaman otomatisasi dan robotisasi pada sektor industri pada tahun depan semakin mengkhawatirkan dan mengancam posisi tenaga kerja manusia.

"Ancaman otomatisasi, robotisasi sudah sedemikian banyak. Sekarang industri-industri diam-diam sudah menetapkan pengurangan-pengurangan (tenaga kerja manusia) ini," kata Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Harijanto saat ditemui di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Baca Juga: Menaker ke Gubernur: UMP 2018 Harus Diumumkan 1 November!

Untuk meredam hal tersebut, agar tenaga kerja tidak terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) maka perlu disikapi dengan cara meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada melalui peningkatan skill lewat pendidikan vokasi.

Contohnya saja, kata dia, sektor ritel ke depannya berkemungkinan mengalami PHK yang cukup besar karena keberadaan online.

Baca Juga: 

UMP 2018 Naik 8,71%, Bagaimana Perhitungannya?

Simak! Buruh Minta Kenaikan Upah Minimum Rp675.000 di 2018

"Sektor ritel sudah pasti kan karena tergerus online, tergerus masalah-masalah lain. Saya kira ritel yang akan banyak. Juga padat karya. Padat karya pasti juga akan menuju otomatisasi," paparnya.

Dia menyatakan kondisi tersebut dibuktikan oleh Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organization/ILO). "Survei ILO  itu sudah meningkatkan kita Indonesia ancamannya mulai tahun depan akan tergerus otomatisasi," ujarnya.

"Kalau anda baca web-nya ILO, anda bisa baca 60% terancam," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini