1 Kapal Ditenggelamkan Seharga Rp1,6 Miliar, Pemerintah Sudah Rugi Rp380 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 20:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 10 320 1843162 1-kapal-ditenggelamkan-seharga-rp1-6-miliar-pemerintah-sudah-rugi-rp380-miliar-5sCycHH06y.jpg Menteri KKP Susi Pudjiastuti. (Foto: ANT)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman meminati Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menghentikan penenggelaman kapal asing yang mencuri di wilayah perairan Indonesia. Hal tersebut ternyata mendapat dukungan dari para pengusaha yang berada dalam naungan Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan, ada baiknya kapal-kapal tersebut diberikan kepada nelayan melalui koperasi. Pasalnya jika dilakukan penenggelaman, maka potensi peningkatan produksi ikan Indonesia akan hilang. Apalagi kapal-kapal yang ditenggelamkan mayoritas berukuran besar yakni 30 GT keatas.

Dengan kapasitas kapal sebesar itu lanjut Yugi, dirinya memperkirakan bisa menangkap ikan sebanyak 15 hingga 20 ton per satu kapal. Saat ini, harga tuna sudah mencapai Rp80.000 per kilogram.

"Harga tuna sekarang dari Muara Baru dibawa ke Sarinah aja Rp80.000 per kg. Tinggal dikaliin aja. Itu ikan tuna yang fresh dibawa dari Jakarta tapi bukan kualitas A. Kemudian jika dikalikan Rp80.000 per kg hasilnya Rp1,6 miliar.Artinya 1 kapal berukuran 30 GT penangkap tuna bisa menghasilkan Rp1,6 miliar jika tangkapan penuh," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/1/2018).


Baca Juga: Jokowi: Penenggelaman Kapal Bentuk Kita Tak Main-Main terhadap Pencurian!

Belum lagi, potensi dari hasil tangkapan ikan lainya yang juga memiliki potensi besar seperti Cakalang. Untuk ikan Cakalang, saat ini dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram. "Kalau Cakalang Rp15.000 lah per kg. Kalau dihitung, Rp15.000 dikalikan 20 ton Cakalang, maka total nilainya Rp300 juta. Artinya nelayan Cakalang yang melaut menggunakan kapal 30 GT bisa mendapatkan Rp300 juta," jelasnya.

Lebih lanjut Yugi mengatakan, nilai tersebut baru berdasarkan perhitungan 1 kapal. Sedangkan hingga saat ini, Menteri Susi telah menenggelamkan lebih dari 300 kapal berukuran besar, artinya potensi ratusan triliun rupiah bisa didapatkan jika kapal tersebut dihibahkan kepada Nelayan untuk melaut.

"Sekarang sudah ditenggelamkan potensi income dari situ sudah hilang," jelasnya.

Baca Juga: Pengusaha Sebut Penenggelaman Kapal Asing Pencuri Ikan Dilematis

Tercatat, selama periode tiga tahun Menteri Susi telah menenggelamkan lebih dari 300 kapal asing berukuran besar. Kapal yang ditenggelamkan memiliki ukuran yang beragam, tapi rata-rata memiliki ukuran 30 GT lebih.

"Secara angka kita ambil pesimis saja, 300 kapal itu 30 GT. Rp200 juta itu ukuran 5 GT. Kalau 30 GT, 6 kali Rp200 juta itu Rp1,2 miliar. Rp1,2 miliar kali aja 300 itu nilai kapal," jelas dia.

Berdasarkan perhitungan tersebut, artinya kapal yang ditenggelamkan senilai Rp380 miliar. "Dengan kata lain minimal potensi yang hilang adalah Rp380 miliar dari penenggelaman kapal saja," tambahnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini