David melanjutkan, selama pekan lalu, IHSG tercatat masih mengalami koreksi 31,8 poin atau 0,48%. Sektor aneka industri merupakan sektor dengan kenaikan tertinggi yaitu 1,19%, diikuti sektor perdagangan yang sebesar 0,73%. Sedangkan sektor yang menjadi pemberat bagi IHSG adalah industri dasar sebesar 0,92% dan konstruksi minus 0,22%.
Baca juga: Riset Saham Binaartha Sekuritas: IHSG Tertahan Aksi Ambil Untung
Investor asing juga mencatatkan net sell sebesar Rp 770 miliar. "Hal ini mengindikasikan adanya aksi profit taking setelah IHSG mencetak rekor," tukas dia.
(Dani Jumadil Akhir)