Para Profesi Ganda yang Kaya Raya

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 26 Februari 2018 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 26 320 1864746 para-profesi-ganda-yang-kaya-raya-PKNKnOkoEr.jpg Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA – Setia pada profesi bisa jadi indikasi seseorang telah mapan dan tercukupi secara materi. Namun di tengah tantangan hidup yang kian kompleks dan dinamis saat ini, bekerja dengan beragam profesi justru jadi tren tersendiri. Bahkan di antara mereka ada yang berhasil menjadi kaya raya.

Banyak figur publik telah membuktikan bahwa dengan menggeluti banyak profesi atau lintas profesi, mereka akhirnya berubah menjadi para pebisnis baru yang kreatif dan ulung. Ketertarikan mereka terjun dalam bidang bisnis (entrepreneurship) tinggi, apalagi dengan dukungan perkembangan era digital saat ini. Hidup kaya dengan profesi ganda pun tak lagi didominasi kalangan artis. Di antara selebritas yang sukses lantaran bekerja de ngan profesi ganda (selebpreneur) adalah pengacara Hotman Paris Hutapea, dai Ustaz Yusuf Mansyur, artis Raffi Ahmad, dan atlet bulu tangkis Sonny Dwi Kuncoro.

 Baca juga: Daftar 10 Orang Terkaya di China: Bos Tencent Jadi Juara, Jack Ma Peringkat Kedua

Hotman adalah sosok pengacara yang energik dan sangat dikenal masyarakat luas. Popularitasnya terus melonjak karena dia kerap menangani kasus yang melibatkan tokoh-tokoh penting. Bayaran selangit dari klien akhirnya membuat pundipundi kekayaannya semakin melimpah. Di luar urusan pekerjaan dalam bidang advokasi, pengacara kelahiran Laguboti, Sumatera Utara, 59 tahun silam ini mengaku saat ini tengah me ngembangkan bisnis properti. Deretan rumah toko (ruko) dan vila miliknya kini tersebar di Jakarta dan Bali. Di Jakarta, deretan rukonya antara lain ada di kawasan Kelapa Gading, Sunter, Sudirman Park, dan Central Park. Teranyar, Hotman membeli gedung 18 lantai di kawasan pu sat bisnis Sudirman Jakarta.

“Nggak ada yang melarang kan setiap orang atau pengacara untuk berinvestasi karena harga tanah dan properti makin naik setiap tahunnya. Di Kelapa Gading ruko dari ujung ke ujung itu punya saya semua, itu sebagai bagian dari investasi masa depan,” ujar Hotman saat ditemui di sebuah kedai kopi kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, baru-baru ini. Di Bali, dia menyebut bisnis vilanya ada di kawasan Seminyak dan Gunung Pandawa. Dia berambisi bisa menguasai vila-vila mahal di Gunung Pandawa dan di Seminyak.

 Baca juga: Kekayaan Warren Buffett hingga Bos Facebook 'Hilang' dalam Sehari, Totalnya Rp253,8 Triliun

“Target saya dalam tahun ini saya harus punya 50 vila dan hotel. Sekarang baru 12,” ujar advokat berjuluk Raja Niaga itu. Hotman memang sangat berambisi menjadi pengusaha properti. Tahun ini dia menargetkan memiliki 50 hotel dan vila mewah. Saat ini baru 12, tapi tahun ini dia ingin me mi - liki 50 hotel dan vila mewah. “Kalau penghasilan dari bisnis properti sama pekerjaan itu rahasia, tapi sama-sama baik lah,” kata Hotman merahasiakan pendapatan sebagai pengacara dan bisnis propertinya. Tak hanya memiliki se jum - lah properti mewah, dia pun mengoleksi sejumlah mobil pre mium seperti Ferrari, Lambor ghini, Bentley, Audi.

Menurutnya mobil yang dia miliki untuk meningkatkan rasa per caya dirinya di depan umum. Takhanyaitu, kinikesi buk an Hotman bertambah setelah didaulat menjadi pembawa acara Hotman Paris Show yang disiarkan di stasiun televisi iNews setiap pekan dan men da pat sambutan yang cukup baik dari publik karena acap kali menggelitik rasa ingin tahu. “Menikmati hidup yang penting harus sehat jasmani rohani. Karena banyak duit, tapi banyak pikiran buat apa?” ujarnya. Tak jauh beda dengan langkah Hotman yang mengambil jalur bisnis untuk mengembangkan kehidupan dan sebagai investasi masa depan, Ustaz Yusuf Mansur (UYM) kini juga lebih sering muncul di depan umum dan media, bukan sebagai penceramah, melainkan sebagai pebisnis.

Bisnisnya pun kini merambah beberapa sektor keuangan, mulai dari koperasi hingga manajer investasi. Kiprah UYM sebagai pe - bisnis sebenarnya sudah lebih dulu dilakoni jauh sebelum men jadi dai. Pada 1996, dia sudah mulai menjajal bisnis in or matika. Namun bisnisnya gagal dan membuatnya terlilit utang hingga masuk penjara selama dua bulan. Dia juga pernah menjajal bisnis kecil-kecilan berjualan es di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Bisnis penghimpunan dana investasi bernama Kondotel Moya Vidi juga pernah dia rintis.

UYM menjual sertifikat inves tasi untuk sebuah hotel di Ceng kareng. Namun bisnisnya itu tidak berjalan mulus karena tersandung masalah perizinan. Bahkan UYM sempat diadu kan oleh investornya dengan tuduhan penipuan investasi. Tidak kapok, UYM justru semakin terpacu untuk mengembangkan bisnisnya. Dia membangun jaringan bisnis bernama Veretra Sentosa Internasional alias PayTren. Bisnis melayani fasilitas pem bayaran uang elektronik itu kini resmi beroperasi setelah sempat dihentikan oleh Bank Indonesia (BI) lantaran belum mendapatkan izin. UYM kembali melebarkan sa yap bisnisnya dengan mendi rikan perusahaan manajer investasi yang bernama PT Pay Tren Aset Manajemen (PAM).

Perusahaan itu sudah mendapatkan izin dari Oto ritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 24 Oktober 2017 yang lalu. Pay Tren adalah usaha uang elek tronik berbasis syariah yang kini sudah berkembang pesat. “Saya kalau nggak bisnis malah menjadi bodoh karena nggak bisa mengembangkan kemampuan lain yang dimiliki,” ucapnya. Suami Siti Maemunah itu pun mengungkapkan akan berusaha adil membagi waktu antara tugas utamanya sebagai penceramah, pengajar, dan sebagai pebisnis. “Saya nggak merasa ber-DNA sebagai pengusaha sampai sekarang karena saya tetap masih ada jadwal ceramah dan ngajar khutbah,” ujar UYM. Fenomena artis dan public figure yang sukses menjalankan profesi ganda ini justru akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, utamanya pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi kreatif.

“Yang tidak boleh itu kaya sendirian. Jadi kalau mengajak atau mem berdayakan orang lain jadi kaya itu bagus,”paparnya. Bahkan UYM kini merambah bidang olahraga. Dia berko laborasi dengan mantan Pe - la tih Timnas Indonesia U-19 In dra Sjafri masuk dalam ja jaran pengurus klub Liga 2 Persika Karawang dan menjadi in vestor klub Persikota Tangerang. Kerja sama keduanya akan berlanjut di klub Liga 3, yakni Malang United. Mereka samasama punya jabatan strategis. Di Malang United, Indra akan bertugas sebagai direktur akademi, sementara UYM men duduki posisi presiden kehor matan. Tapi kerja sama Indra dan UYM tidak akan berhenti sampai di situ saja.

Artis Banyak Sampingan

Di sisi lain artis yang me rintis dunia bisnis terus ber tambah. Mereka sadar karier di dunia entertainment tak bisa bertahan selamanya. Salah satu artis yang sudah lama merintis bisnis adalah pedangdut Inul Daratista. Inul mengembangkan berbagai lini bisnis mulai dari karaoke yang diberi nama Inulvista hingga bisnis kuliner dan kecantikan. Lini bisnisnya yang sudah merambah banyak kota di Indonesia ini mengukuhkan dirinya sebagai salah satu artis dang dut terkaya di Indonesia. Bahkan tak cuma di Indonesia, Inul juga telah merintis bisnis barunya di luar negeri. Inul merupakan artis pelopor usaha karaoke.

Setelah ia mendirikan Inul Vizta Family KTV, banyak sekali artis yang ikut mendirikan bisnis karaoke di berbagai kota besar. Dua belas tahun berbisnis karaoke, kini omzet karaoke tak bisa dipandang sebelah mata. Lewat bisnis karaoke, ia telah membangun lebih dari 100 cabang dan mempekerjakan lebih dari 10.000 pegawai. Sukses dengan bisnis karaoke, pemilik nama asli Ainur Rokhimah ini membangun bisnis kecantikan sejak 2016. Lewat brand Inul Beauty dari perusahaan yang ia bangun ber nama PT Ratu Pesona Semesta, ia menjual berbagai jenis kos metik untuk perempuan. Hingga saat ini bisnis kosmetiknya pun masih berjalan lancar. Pada 2017, ia mengembangkan bisnis di bidang kuliner.

Dia memilih merintis usaha keripik singkong yang diberi nama Inul Food. Inul kini tengah menekuni bisnis fashion. Membuntuti kesuksesan yang diraih Inul, salah satu diva musik Tanah Air Rossa merupakan contoh selebritas yang menjalani dunia bisnis di tengah kariernya yang masih moncer. Bisnisnya mulai dari rumah karaoke bernama Diva, kemudian lini busana, peranti kecantikan, kue kekinian Minang Monde hingga yang paling anyar bisnis properti. “Siapa bilang bisnis jadi gampang gara-gara status artis? Nggak juga karena awalnya banyak orang yang underestimate cuma gara-gara saya artis,” ucapnya.

Jessica Iskandar (Jedar) juga merupakan seorang artis yang sukses dalam berbisnis di tengah kepopulerannya sebagai artis atau pembawa acara di berbagai stasiun televisi swasta. Dia juga merupakan orang tua yang tangguh. Dia melakukan segala macam usaha demi masa depan putra tercintanya, El Barrack. Sejak ditelantarkan suami bulenya, Jedar mem besarkan El Barack seorang diri. Betapa tidak, Jedar pun memiliki dua rumah pribadi, dua mobil pribadi, dan sebuah vila mewah yang ada di Bali. Menurut psikolog Uni versitas Pancasila (UP) Aully Grashinta, pada dasarnya entrepreunership itu bukan profesi, tapi lebih pada orientasi.

“Jadi ada individu yang berorientasi menjadi pegawai, ada yang sejak awal punya punya jiwa entrepreuner yang besar,” katanya. Orientasi ini dianggap tidak menyalahgunakan profesi sepanjang tetap dalam etika profesi. “Jika pakemnya di pahami, maka tidak ada yang salah sebenarnya,” terangnya. Hotman misalnya, kata Shinta, menjadi pengacara dengan penghasilan besar. Untuk memanfaatkan peng ha sil annya dia perlu investasi se hing ga uangnya bertumbuh sesuai dengan inflasi atau bahkan lebih karena investasi di properti hampir tidak pernah rugi. Jika ketenaran para public fi gure membuat lebih mudah men jadi entrepreunuer, hal itu adalah sebuah keuntungan.

Jika ini menjadi teladan, seharusnya disambut baik. Karena jumlah enterpreuneur di Indonesia masih di bawah 5%. “Semakin banyak entrepreuneur seharusnya semakin berkontribusi pada kemajuan negara,” terang dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini