nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditjen Pajak Bikin Tim Khusus Antisipasi Lonjakan Pelaporan SPT

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 20:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 28 20 1866182 ditjen-pajak-bikin-tim-khusus-antisipasi-lonjakan-pelaporan-spt-J48DZGuDoB.jpg Ilustrasi: Foto Antara

JAKARTA - Direkorat Jenderal (Ditjen) Pajak akan membuat satuan tugas (satgas) untuk mengantisipasi lonjakan pelaporan Surat Pembertahuan (SPT) Tahunan tahun ini. Karena dari tahun sebelumnya setiap akhir masa pelaporan SPT pasti wajib pajak (WP) akan berlomba-lomba melaporkan kewajiban perpajakannya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Robert Pakpahan usai melakukan penandatanganan bersama lkatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) tentang Kerja Sama Sosialisasi, Edukasi, dan Peningkatan Peran Profesi Konsultan Pajak untuk membangun Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat di Bidang Perpajakan.

"SPT kan orang pribadi jatuh tempo 31 Maret, kami di kantor pusat dan di kantor wilayah sudah membentuk satgas untuk menyiapkan diri mengantisipasi masa sibuk," ungkap Robert di Pejaten, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

 Baca juga: Presiden Jokowi Lapor SPT 2017: Caranya Mudah!

Robert memaparkan, ada beberapa strategi yang akan dilakukan oleh satgas ini. Adapun strategi pertama adalah menghimbau supaya jangan semua WP menunggu hari-hari terakhir untuk pealporan kewajiban perpajakannya.

"Jangan sampai WP melapor pada terakhir di 31 Maret. Kita mengimbau supaya lebih awal supaya terbagi dan tidak jammed (macet)," jelasnya.

 Baca juga: 2 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT

Selain itu, dia mencontohkan Presiden Jokowi yang sudah membayarkan kewajiban perpajaknannya juga bisa menjadi contoh baik agar semua WP bisa mengikuti. Selain itu, Presiden juga mencontohkan kalau membayar melalui online atau e-filing bahkan lebih mudah dan bisa dilakukan dimana saja.

"Jadi itu kita bikin satgas, imbau supaya lebih awal, dan ada juga beberapa kemudahan e-filing. Itu kapasitas bandwidth-nya kita tambah, database server juga kita perbaiki supaya mudahan tidak ada jammed," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini