Menanti Gebrakan 100 Hari Gubernur BI yang Baru

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 28 20 1879205 menanti-gebrakan-100-hari-gubernur-bi-yang-baru-09tFzvLseb.jpeg Foto: Uji Kepatutan dan Kelayakan Perry Warjiyo (Yohana/Okezone)

JAKARTA - Komisi XI DPR RI tengah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada Perry Warjiyo yang menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

Anggota Komisi XI DPR RI Faisol Riza mengingatkan agar Calon Gubernur BI fokus untuk meningkatkan kinerja BI.

“Tiga tahun terakhir BI gagal membantu pemerintah mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang sudah ditetapkan sebagai akibat nilai tukar Rupiah yang selalu meleset dari asumsi makro. Masalahnya, tahun ini adalah tahun politik yang sangat rentan bila nilai tukar rupiah tidak stabil,” jelas Faisol Riza di Gedung DPRI RI, Rabu (28/3/2018).

 Baca Juga: Perry Warjiyo: Saya Mengagumi Kepemimpinan Agus Marto

Kegagalan BI ini, lanjut Riza, karena paradigma pimpinan BI yang menginginkan bank sentral berposisi lebih independen hingga tidak harus mengikuti semua kemauan pemerintah. Bank Indonesia adalah bank sentral yang kebijakannya lebih mengikuti laju pasar uang.

“Tugas berat Gubernur BI yang baru adalah membantu pemerintah untuk mengembalikan nilai tukar rupiah pada asumsi makro pemerintah dalam APBN yaitu di kisaran Rp13.400 per USD. Lonjakan nikai tukar Rupiah saat ini tentu akan menekan APBN yang akan berdampak luas, termasuk pada laju pertumbuhan ekonomi,” sambungnya.

 Baca Juga: Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Perry Warjiyo: Terima Kasih Pak Presiden

Sementara itu, terhadap Calon Gubernur BI Perry Warjiyo, Riza berharap banyak akan dapat membawa perubahan besar dalam paradigma kinerja BI. Independesi BI itu artinya tidak berpihak pada kepentingan pasar tapi kepada kepentingan masyarakat yang lebih luas.

“Pak Perry yang berpengalaman ini dapat mengambil pelajaran penting dan segera mampu membalik keadaan hingga laju pertumbuhan ekonomi dicapai sesuai target sekaligus memiliki dampak luas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih nyata. Saya menunggu gebrakan 100 hari Pak Perry untuk memberi sign bahwa BI adalah bank sentral yang berwibawa dan berperan besar dalam pembangunan,” harap Riza.

Lebih lanjut Faisol Riza menambahkan jika dalam 100 hari ternyata tidak ada perubahan apapun, dirinya tidak segan-segan akan meminta Gubernur BI terpilih untuk mundur dari jabatannya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini