Kemendag Targetkan Harga Beras di Bawah HET Jelang Ramadan

ant, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 20:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 17 320 1887933 kemendag-targetkan-harga-beras-di-bawah-het-jelang-ramadan-VfRkDG6Q5w.jpg Ilustrasi Beras. (Foto: Okezone)

BANDUNG - Kementerian Perdagangan menargetkan harga beras jenis medium bisa di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

"Kita sebelum Ramadan harus di bawah HET," ujar Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag, Bachrul Chairi, di Hotel Amarossa Kota Bandung, Selasa (17/4/2018).

Bachrul mengatakan, saat ini harga beras medium di pasaran masih di atas HET yang ditetapkan pemerintah yakni sebesar Rp.9.450 per kg untuk pulau Sumatra Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, hingga Sulawesi.

Baca Juga: Mendag: 1 April, Pelaku Usaha Wajib Terapkan HET Bahan Pokok

Sedangkan untuk kawasan Sumatra selain Sumatra Selatan, menjual beras dengan ketentuan HET sebesar Rp.9.550 per kg. Lalu, untuk kawasan Maluku dan Papua, beras dijual sesuai dengan HET di angka Rp10.250 per kg.

Kata dia, apabila harga beras masih di atas HET maka pemerintah daerah dapat berkoordinasi dengan Bulog setempat untuk mengisi pasar-pasar rakyat dengan stok yang tersedia. Di sisi lain, pihaknya juga akan terus memantau harga beras. Apabila terjadi lonjakan harga, pemerintah siap menggelontorkan stok yang ada.

"Kalau itu tidak kita akan gelontorkan beras-beras cadangan pemerintah. Dengan demikian akan kita akan atur. Selain itu ritel modern juga wajib menyediakan beras premium sesuai HET di seluruh Indonesia," kata dia.

dia juga menjamin ketersediaan stok beras hingga bulan Ramadan tersedia baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Beras stabil karena stok sudah ada dan panen raya. Dari sini perlu koordinasi untuk menurunkannya atau penetrasi logistik penyalurannya agar berjalan baik," kata dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini