nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesehatan dan Keamanan Hewan Jadi Tantangan Perluas Ekspor Produk Peternakan

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 13:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 04 320 1917719 kesehatan-dan-keamanan-hewan-jadi-tantangan-perluas-ekspor-produk-peternakan-OSUPEcMRRr.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Kementerian Pertanian berencana melakukan perluasan pasar ekspor ternak ke negara-negara lain di dunia. Saat ini pasar ekspor ternak asal Indonesia mayoritas dikirim menuju negara Hong Kong hingga China.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mengatakan, dalam mengembangkan pasar ekspor, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi Indonesia. Salah satunya adalah masalah kesehatan dan keamanan produk hewan yang menjadi isu penting dalam perdagangan Internasional.

"Pada saat ini masalah kesehatan hewan dan keamanan produk hewan menjadi isu penting dalam perdagangan internasional dan seringkali menjadi hambatan dalam menembus pasar global," ujarnya dalam acara Indonesia Livestock 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (4/7/2018).

 

Selain itu, pertumbuhan ternak, produksi pakan dan obat-obatan menjadi kunci yang sangat penting untuk peningkatan produksi. Sebab, permintaan untuk protein hewani akan terus meningkat seiring dengan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita.

"Status kesehatan hewan menjadi kunci utama untuk membuka peluang ekspor ke negara lain," ucap Ketut

Oleh karena itu lanjut Ketut, perlu adanya dukung dari seluruh stakeholder. Utamanya adalah dalam penerapan standar-standar internasional mulai dari hulu ke hilir untuk peningkatan nilai tambah dan daya saing.

 

Saat ini lanjut Ketut, pemerintah dengan pemangku kepentingan lainnya sedang melakukan upaya mencapai kedaulatan pangan sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Kedaulatan pangan tidak hanya mencakup pengertian ketersediaan pangan yang cukup, tetapi juga kemampuan untuk mengaksesnya (termasuk membeli) pangan dan tidak terjadi ketergantungan pangan pada pihak manapun.

"Kami melalui berbagai kesempatan internasional maupun regional, Indonesia secara konsisten memberikan informasi terkait jaminan kesehatan hewan dan keamanan pangan untuk produk yang akan di ekspor guna menembus dan memperlancar hambatan/barier lalu lintas perdagangan," jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini sendiri pemerintah akan memperluas pasar ekspor menuju negara-negara Timur Tengah. Sebab menurutnya, permintaan produk ternak dari negara-negara di kawasan Timur Tengah sangatlah tinggi.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini