nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awasi Kecurangan CPNS 2018, Kepolisian Kerahkan Tim Cyber dan Intelijen

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 28 September 2018 15:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 28 320 1956913 awasi-kecurangan-cpns-2018-kepolisian-kerahkan-tim-cyber-dan-intelejen-9pmLQYcZj6.jpg Suasana Seleksi CPNS (Foto: Setkab)

JAKARTA - Kepolisan Republik Indonesia (Polri) akan membantu mengawasi dan mengamankan proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Kepastian tersebut menyusul penandatanganan kerjasama antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) .

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian mengatakan, untuk mengawal proses seleksi CPNS 2018 pihaknya akan mengerahkan tim cyber. Tim ini nantinya akan diproyeksikan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kecurangan akibat hacker.

"Polri memiliki kewenangan hukum. Kita memiliki ada intelijen yang bisa monitor, kita juga punya kemampuan cyber, yang bisa membantu sistem IT," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Baca Juga: CPNS 2018 Harus Bebas Kecurangan, Kapolri: Wajib Bersih dan Transparan

Selain itu, pihaknya juga akan menurunkan tim intelejen di seluruh daerah yang menjadi lokasi tempat tes seleksi CPNS berlangsung. Tim intelejen ini nantinya akan mengidentifikasi dan mencari tahu mengenai keberadaan dari joki maupun calo.

"Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga agar rekrutmen ini betul-betul dapat dilaksanakan tadi. Bersih transparan calo-calo kita sikat nanti," jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga akan mengerahkan seluruh anak buahnya di daerah baik Kapolda maupun Kapolres untuk mencari tahu mengenai keberadaan calo dan joki ini. Sebab menurutnya kehadiran mereka sangat mengganggu dan meresahkan para pelamar CPNS lainnya.

Baca Juga: Amankan Seleksi CPNS 2018, Kapolri: Calo dan Joki Akan Kita Sikat

"Ini semua daerah akan saya minta semua Kapoldanya melalui video confrence akan diinstruksikan yang sama, jangan sampai ada calo, menunggang di atas kuda, nyari jalan agar bisa masuk loh, harganya segini, ini harus kita sikat, nanti kita lihat nanti," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito juga sudah menyiapkan sanksi tegas kepada para joki maupun calo yang tertangkap saat pelaksanaan seleksi CPNS berlangsung. Tujuannya agar para oknum lain tidak berani untuk melakukan kecurangan yang bisa merugikan pelamar lainya.

"Kalau ada yang ketangkap kita akan umumkan untuk memberikan efek kepada yang lain. Saya berharap panitia bisa konsisten untuk melaksanakan rekrutmen yang betul bersih dan transparan," jelasnya.

(Feb)

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini