nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Premium Batal Naik, Menteri Rini: Kondisi Keuangan Pertamina Baik

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 19:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 320 1962796 premium-batal-naik-menteri-rini-kondisi-keuangan-pertamina-baik-P1ImlF5ybY.jpeg BBM (Ilustrasi: Shutterstock)

NUSA DUA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, kondisi keuangan PT Pertamina tetap baik tanpa perlu menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium.

"Oke, enggak apa-apa. Bedanya sangat kecil, dalam arti keuntungan Pertamina tetap baik," ujar Rini saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018).

Baca Juga: Menko Darmin: Rakor Kenaikan Harga BBM Premium Usai Pertemuan IMF-World Bank

Sebelumnya, pada kemarin sore, Rabu 10 Oktober 2018, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengumumkan soal kenaikan BBM jenis premium menjadi Rp7.000 per liter dari sebelumnya Rp6.550 per liter pada pukul 18.00 WIB. Namun, belum selang satu jam, dirinya mengumumkan kenaikan tersebut dibatalkan dan akan dikaji lebih lanjut.

Pertamina Minta Penurunan Harga BBM Jangan Terlalu Dalam 

Dalam kesempatan itu, Rini memastikan pengumuman tersebut kepada PT Pertamina yang kemudian dikatakan tak siap melakukan kenaikan harga BBM jenis premium, bersamaan dengan Pertamax cs.

Meski membatalkan kenaikan tersebut, Rini meyakini keuangan perusahaan plat merah tersebut tetap baik. Dia menyatakan, selalu memeriksa kondisi keuangan Pertamina.

Baca Juga: Cerita Bos Pertamina soal Harga BBM Premium: Saya Tahu tapi Butuh Waktu

Saat ini, lanjutnya, banyak proyek yang harus dikerjakan oleh perusahaan energi tersebut.

"Seperti tadi ada (kerjasama) untuk petrochemical, walau mereka jadi investor tapi kita juga harus tetap partisipasi. Kita juga bicara dengan Eni, Italian Energy untuk mengkonversi kilang, kita pelajari Plaju dan Dumai untuk produksi B100, bukan waktunya lagi bahan baku crude oil (minyak mentah bumi) tapi CPO (minyak kelapa sawit)," paparnya.

Pertamina Minta Penurunan Harga BBM Jangan Terlalu Dalam 

Dengan proyek tersebut maka Pertamina bisa mengurangi impor minyak mentah. Hal ini tentunya berdampak baik pada kesehatan keuangan Pertamina.

"Ini tentu penting untuk menjaga kesehatan Pertamina dan ini sudah saya review secara detail dengan Bu Nicke (Dirut Pertamina) dna Dirkeu Pak Pahala. Saya yakin kesehatannya tidak terganggu," pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini