nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga BBM Premium Boleh Naik tapi Ada Syaratnya

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 12:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 13 320 1963556 harga-bbm-premium-boleh-naik-tapi-ada-syaratnya-0E3e3c8KNf.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah batal menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium. Sebagaimana diketahui, pemerintah mengumumkan harga Premium naik 7% menjadi Rp7.000 per liter, namun langsung dibatalkan.

Anggota Komisi VII Kardaya Warnika mengatakan, BBM Premium itu, mengikuti hajat hidup orang banyak. Di mana prinsipnya harus terbuka dan memberikan kepastian pada rakyat, pada publik.

"BBM Premium boleh naik, tapi syaratnya, terjangkau. Dan kalau mau menaikkan harga BBM Premium juga harus lihat daya beli masyarakat," kata Kardaya di acara Diskusi MNC Trijaya, Cikini, Jakarta, Sabtu (13/10/2018).

Baca Juga: Masyarakat Setuju Harga Premium Naik, Asal...

Dia menjelaskan, kalau daya belinya tinggi harga naik Rp2.000 juga tidak ada masalah. Namun akan jadi masalah apabila masyarakat tidak punya uang, tapi, harga naik.

"Premium, itu kalau bagi rakyat itu bukan masalah Premiumnya, yang penting harganya murah. Premium diganti Pertamax tak ada masalah, asal harga terjangkau," pungkasnya.

Baca Juga: Kementerian ESDM: Kenaikan Premium Ditunda, Sesuai Arahan Presiden

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hadi Djuraid mengatakan, penundaan kenaikan harga Premium dilakukan karena menunggu kesiapan Pertamina.

"Sesuai arahan Bapak Presiden rencana kenaikan harga premium di Jamali (Jawa, Madura, Bali) menjadi Rp7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini agar ditunda dan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina," ujar Hadi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini