nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Deretan Metode Transportasi Canggih Masa Depan, dari Mobil Terbang hingga Jetpack

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 13:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 27 320 1983400 deretan-metode-transportasi-canggih-masa-depan-dari-mobil-terbang-hingga-jetpack-aUezpjZYGE.jpg Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Kemajuan teknologi kian hari semakin pesat. Hampir semua aspek kehidupan manusia menjadi terbantu dengan adanya teknologi modern, seperti yang mulai menyasar dunia transportasi. Setiap tahun metode dan moda transportasi kian inovatif dengan segudang fitur canggih.

Lift Luar Angkasa (Space Elevator)

Masih ingat dengan cerita Jack and The Beanstalk? Dalam cerita, tokoh Jack pergi ke kerajaan langit dengan memanjat pohon kacang yang menembus awan-awan. Pada 2050 nanti, di Tokyo Jepang, manusia dapat mengunjungi luar angkasa dan menembus awan dengan menggunakan lift. Teknologi lift luar angkasa (space elevator) ini memanfaatkan carbon nanotubes untuk menghantarkannya. Lift luar angkasa ini memiliki stasiun di bumi. Perusahaan Jepang Tokyo Obayashi Corp telah menyatakan bahwa jarak yang dapat ditempuh menggunakan lift luar angka ini adalah 96.000 kilometer dengan kapasitas penumpang sebanyak 30 orang.

Baca Juga: Sistem Ganjil Genap di Jakarta Bakal Diperpanjang Lagi?

Supercavitation

Dalam dunia engineering, tidak ada kecepatan yang lebih baik dari Supercavitation. Supercavitation adalah sebuah efek saat sebuah lapisan gumpalan gas terbentuk di sekeliling objek dalam sebuah cairan (bayangkan kapal selam yang dikelilingi gelembung). Gas tersebut akan membuat gesekan berkurang hingga 900 kali dibandingkan biasanya, memperbolehkannya untuk bergerak sangat cepat di air. Kecepatannya mungkin dapat menyaingi kecepatan tornado yang sulit dideteksi radar sonar. Juliet Marine Systems, sebuah perusahaan swasta di Portsmouth, New Hampshire, Inggris, telah membuat sebuah prototype bernama GHOST yang ditujukan untuk angkatan laut. Belum diketahui kapan tepatnya transportasi masa depan ini akan dikembangkan secara komersial.

Jetpack

Glenn Martin, seorang visionary dari Selandia Baru telah melakukan riset dan pengembangan jetpack selama 30 tahun. Sekarang jetpack ini telah siap digunakan secara komersial. Jetpack dapat terbang dalam batas waktu 30 menit dengan kecepatan maksimum 74 km/jam serta ketinggian 3000 kaki. Transportasi canggih tersebut diprediksi akan dirilis untuk komersial seharga USD200.000 atau setara dengan sekitar Rp2,2 miliar.

jetpack

(Foto: popsci)

Skylon

Sekitar 10 tahun lalu ada sebuah ide pesawat penumpang bertenaga jet yang dikenal dengan nama Concorde. Namun sayangnya ide itu dibatalkan karena alasan tertentu. Skylon adalah penerus dari ide itu. United Kingdom merilis rencana mereka yang siap menghabiskan dana USD90 juta atau setara dengan sekitar Rp1 triliun untuk mengembangkan Skylon, sebuah pesawat sangat cepat, 5 kali lebih cepat daripada kecepatan suara dan mampu keluar dari orbit bumi ke luar angkasa.

Mobil Terbang

Mobil terbang dalah sebuah perusahaan Amerika, Terrafugia, menciptakan sebuah mobil yang setengahnya adalah mobil, setengahnya lagi adalah pesawat dengan 4 roda, 2 kursi penumpang, serta sayap yang dapat dilipat. Mereka sudah mengembangkan sebuah prototype yang dikenal dengan nama TF-X yang disebut-sebut sebagai mobil terbang pertama di dunia. Sayangnya, pengembangan transportasi canggih ini memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 8 hingga 12 tahun.

Hyperloop

Hyperloop adalah teknologi transportasi canggih yang sangat cepat menyerupai tabung baja bermedia kapsul aluminium dengan kecepatan maksimum 1.200 km/jam. Kekurangan utama dari transportasi ini adalah harganya yang mahal. Untuk menjalankan Hyperloop saja dibutuhkan dana sekitar USD70 miliar. Sebuah start-up bernama Hyperloop Transportation Technologies, Inc telah membuat prototype Hyperloop pada 2015.

Kereta Energi Alternatif Berkecepatan Tinggi

Sebagian besar metode energi alternatif mengorbankan kecepatan dan menggunakan bahan bakar yang tidak ramah lingkungan. Tetapi ini tidak terjadi dengan proyek Kereta Energi Alternative Berkecepatan Tinggi (High-speed Alternative Energy Train) ini. Solar Bullet adalah kampanye yang menunjukkan konsep kereta berkecepatan tinggi yang dipicu oleh energi alternatif, berjalan di atas rel dengan dilengkapi panel surya. Trek akan menghasilkan hingga 110 megawatt yang dibutuhkan untuk menyalakan kereta super cepat ini.

mobil

Mobil Tanpa Pengemudi (Driverless Car)

Kemunculan mobil tanpa pengemudi dan tranportasi modern ini bukanlah sesuatu yang benar-benar baru. Di berbagai video YouTube, mobil tanpa pengemudi disebut dengan istilah Driverless Car. Dengan adanya mobil tanpa pengemudi ini, seseorang bisa duduk dengan santai di mobilnya hingga ia mencapai tempat tujuan tanpa perlu mengemudikan mobil tersebut. Diperkirakan mobil dengan teknologi masa depan ini dapat digunakan secara komersial pada 2020.

Vacuum Trains (Kereta Vakum)

Ide kereta levitasi magnetik, yang diimplementasikan di China dan Jepang, telah beroperasi selama beberapa tahun. Metode transportasi ini mengangkat kereta dengan gaya magnet untuk mengangkutnya tabung dengan kecepatan sekitar 300 mph hingga 4.039 mph. Tabung akan menghubungkan kota-kota besar dunia, dan memungkinkan perjalanan internasional lebih cepat.

PROTOTIPE MOBIL TERBANG YANG PERNAH DIBUAT

Salah satu metode transportasi masa depan adalah mobil terbang. Berikut sejumlah prototipe mobil terbang yang pernah diciptakan manusia.

Aerocar III

Mobil terbang lainnya adalah Taylor Aerocar III produksi Moulton Taylor. Bahkan kendaraan ini disertifikasi sebagai pesawat dan mobil. Prototipe pertama selesai pada 1949. Kelebihan mobil terbang ini adalah fitur mobil mampu bertransformasi dari mobil menjadi pesawat hanya dalam waktu 15 menit saja.

N102D

Mobil terbang N102D yang berwarna kuning hijau ini diproduksi pada 1960. N102D ini adalah Aerocar yang menggunakan mesin pesawat terbang berkapasitas 5,9 liter. Di Amerika Serikat, mobil terbang ini juga diizinkan untuk lalu lintas di jalanan darat.

PAL-V

PAL-V (Personal Air and Land Vehicle) dikembangkan John Bakker dari Belanda. Kendaraan hybrid ini dapat berubah menjadi helikopter saat mengudara dengan merentangkan baling-baling yang digerakkan dengan mesin terpisah. Dibutuhkan landasan pacu khusus sepanjang 182 meter. Kapasitas tangkinya adalah 102 liter dan bisa terbang hingga ketinggian 1,229 meter.

Aeromobil 3.0

Aeromobil 3.0 adalah mobil terbang pabrikan asal Slovakia, Aeromobil. Jika sayapnya tak direntangkan mobil bisa digunakan di jalanan secara normal. Di jalanan, kecepatan maksimal mobil ini mencapai hingga 160 km/jam. Selain itu dibutuhkan 8 liter bensin per 100 kilometernya. Sementara saat di udara Aeromobil 3.0 butuh 15 liter bensin per jamnya.

Joby S2 Electric VTOL PAV

Konsep desain Joby S2 Electric VTOL PAV ini adalah pesawat dua kursi dengan 12 rotor yang bisa dilipat. Begitu kecepatannya optimal, rotor akan melipat jadi bentuk peluru aerodinamis. Kecepatan maksimalnya mampu mencapai angka hingga 322 km/jam.

Pop up

Airbus juga memerkan konsep mobil terbang mini bernama Pop up. Mobil tanpa sopir ini dipamerkan dalam sebuah pameran otomotif di Jenewa, Swiss. Dilengkapi kapsul penumpang, mobil ini dirancang bisa diangkut dengan drone raksasa.

(Bobby Firmansyah)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini