Share

Wan Long Jadi CEO dengan Gaji Tertinggi di Asia

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 19 320 1993456 wan-long-jadi-ceo-dengan-gaji-tertinggi-di-asia-fkRFBF3zA6.jpg Wan Long di Asia dengan Gaji Tertinggi (Foto: Reuters)

TOKYO - CEO WH Group yang merupakan perusahaan babi terbesar di dunia memiliki gaji tertinggi di Asia. Bahkan, gajinya tiga kali lipat dari bos perusahaan terbaik di Amerika.

Untuk diketahui, WH Group telah menjadi produsen daging babi terbesar di dunia sejak diakuisisi Smithfield Foods pada 2013. Pengambilan ini memungkinkan WH Group untuk mengambil keuntungan dari harga dan pasokan yang stabil di AS dan untuk menjual produk Smithfield Foods di China.

Wan Long menerima kompensasi total hampir USD300 juta dalam gaji dan penghargaan berbasis saham tahun lalu, dibandingkan CEO Broadcom Hock Tan yang mendapatkan USD104 juta dalam bentuk gaji dan saham.

Baca Juga: Akankah Milenial Jadi Generasi Terkaya Kalahkan Baby Boomers?

Melansir dari Nikkei Asian Review, Rabu (19/12/2018), dalam laporan tahunan yang disusun oleh S&P Global Market Intelligence, 10 bayaran tertinggi di Asia menghasilkan kompensasi total rata-rata USD60 juta.

Secara terpisah, sebuah konsultan Pay Governance dalam laporan keuangannya menemukan bahwa total kompensasi dari 10 CEO dengan bayaran tertinggi di S&P 500 rata-rata USD49 juta.

โ€œBanyak perusahaan menerapkan langkah-langkah untuk meningkatkan pemerintahan. Namun, tindakannya biasanya berubah menjadi superfisial, seperti dapat dilihat dalam keterlibatan CEO dalam keputusan mengenai hal-hal seperti kompensasi atau pemilihan anggota dewan. Aturan tentang bagaimana kompensasi diputuskan tidak jelas juga,โ€ ujar Kepala Penatagunaan Daiwa SB Investments Yuji Kuramoto.

Sebagai contoh, kompensasi Wan adalah tiga kali CEO Broadcom, tetapi menurut laporan keuangan masing-masing perusahaannya, tampaknya menunjukkan pertumbuhan yang lebih lemah.

Adapun Lima CEO yang memiliki gaji tertinggi di Asia pada 2017 berasal dari Hongkong dan China. Zhang Xuan dari Yixin Group, sebuah platform perdagangan mobil online yang didukung oleh Tencent Holdings, adalah penghasil tertinggi kedua dengan USD113 juta.

Baca Juga: Kenaikan Kekayaan 50 Orang Terkaya RI Terjadi di Tengah Tekanan Rupiah

Di peringkat keempat ada Fok Kin-ning selama beberapa dekade menjabat sebagai tangan kanan untuk konglomerat Hong Kong, Li Ka-shing. Fok, yang mewarisi posisi sebagai tangan kanan kepada ketua, telah sangat dihargai untuk layanan jangka panjangnya sebagai panji kerajaan Hong Kong dan juga mendapat julukan "Raja Kelas Pekerja". Tahun lalu, total kompensasi Fok dari dua perusahaan utamanya adalah USD190 juta.

Kekayaannya pun membuatnya dapat membeli rumah yang dijuluki "Istana Versailles Hong Kong" terletak di lingkungan kelas atas yang sama dengan Li Ka-shing.

Di peringkat ke-5, Melco International Development beroperasi sebagai perusahaan induk investasi dengan bisnis kasino dan bisnis tempat rekreasi. Upah tahunan CEO Ho Yau-lung di tahun 2017 adalah USD25 juta.

Kemudian, Lim Kok Thay, kepala eksekutif Genting Malaysia dibayar USD19 juta tahun lalu dan menempati peringkat Nomor 8. Perusahaan milik keluarga ini sejak tahun 2017 terperangkap dalam permusuhan atas warisan, yang juga menyebabkan pertempuran untuk memutuskan kepemilikan kekaisaran perusahaan.

Adapun NagaCorp menjadi satu-satunya perusahaan Kamboja yang masuk dalam daftar. Ini adalah operator hotel-kasino terbesar di Kamboja. Pendiri dan CEO Chen Lip Keong memperoleh hampir USD18 juta pada tahun 2017, menempatkannya di No. 10.

Di posisi 39, ada United Overseas Bank yang didirikan pada tahun 1935. Bank ini menjadi salah satu bank teratas di Singapura. Cucu pendiri perusahaan ini, CEO Wee Ee Cheong mempunyai kompensasi berjumlah USD7 juta pada tahun 2017. Seperti yang diketahui, Forbes menempatkan keluarga Wee di peringkat 40 dalam peringkat marga terkaya di Asia tahun lalu, dengan nilai kekayaan bersih lebih dari USD6 miliar.

Sementara itu, para CEO di Thailand menerima paket pembayaran yang relatif rendah. Kasikornbank, Banthoon Lamsam, dibayar sedikit di atas USD211.000 pada tahun 2017 dan merupakan pembayaran tertinggi di setiap perusahaan yang bermarkas di Thailand, meskipun ia gagal untuk memecahkan daftar 50 besar di Asia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini