nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi di Rest Area Tol Trans Jawa: Sidak hingga Santap Kuliner Lokal

Kamis 20 Desember 2018 17:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 20 320 1993993 presiden-jokowi-di-rest-area-tol-trans-jawa-sidak-hingga-santap-kuliner-lokal-ycv5c0v5Fw.jpeg Foto: Jokowi di Rest Area (Fakhri/Okezone)

Setelah menempuh perjalanan tak sampai satu jam dari titik pemberhentian sebelumnya di Rest Area 597 B Ngawi-Kertosono di Madiun, Presiden menunaikan salat dhuhur sesampainya di Rest Area JSN 519 B Solo-Ngawi.

Rest Area tersebut belum sepenuhnya rampung dibangun sehingga fasilitas pendukungnya pun belum sepenuhnya siap untuk melayani pengunjung.

Bangunan utama terlihat masih dalam proses pembangunan, sementara bangunan pendukung pun kondisinya masih sama. Namun masjid terlihat sudah bisa difungsikan dengan baik.

Presiden pun menyempatkan untuk meninjau sesaat penyelesaian proyek infrastruktur dan bangunan pendukung rest area itu sebelum melanjutkan perjalanan ke Jembatan Kali Kuto Kendal, Jawa Tengah sebagai titik akhir ekspedisi.

Kurang dari satu jam kemudian, Presiden melanjutkan tour-nya pada sekitar pukul 12.30 WIB.

Presiden berangkat dari Surabaya pada sekitar pukul 07.45 WIB selanjutnya berhenti di interchange Bandar km 671, Jombang, untuk meresmikan empat ruas tol trans-Jawa yang berada di wilayah Jatim.

Perjalanan dilanjutkan sampai sekitar kurang dari satu jam sampai di Rest Area 597 B Ngawi-Kertosono di Madiun dimana Presiden dan rombongan menikmati kuliner lokal dan beristirahat.

Setelah itu, Presiden melanjutkan perjalanan hingga di Rest Area JSN 519 B Solo-Ngawi menunaikan salat dan berlanjut menuju Jembatan Kali Kuto Kendal sebagai titik akhir ekspedisi trans-Jawa.

Dalam perjalanan dari Rest Area JSN 519 B ke Kendal, Presiden mengisahkan sudah begitu lama tidak naik bus untuk sebuah perjalanan panjang.

"Oh sudah lama sekali, sekitar tahun 85-85. Untuk urusan bisnis," katanya.

Presiden Jokowi pun berharap beroperasinya tol sepanjang 1.150 km dari Merak-Banyuwangi itu akan memudahkan serta mempercepat dan mengefisienkan biaya pengangkutan orang, barang, dan logistik di wilayah Jawa.

"Lebih mudah, kemudian lebih cepat dan juga lebih murah, tapi masyarakat diberi opsi-opsi diberi pilihan, mau pakai yang atas jalan tol ini silakan, mau pakai yang bawah di jalan nasional yang lama silakan sehingga kita harapkan yang jalan lama ini juga terkurangi kemacetannya karena sebagian berpindah ke jalan tol," katanya.

Sejumlah pejabat yang turut menyertai Presiden dalam ekspedisi tersebut di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini