nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPS: Inflasi 2018 Sebesar 3,13%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 11:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 02 20 1998847 bps-inflasi-2018-sebesar-3-13-C29iqBfy8C.jpeg Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2018 mengalami inflasi sebesar 0,62% (month to month/mtm). Angka ini mengalami kenaikan dari November 2018 yang sebesar 0,27%.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menyatakan, bila dilihat tahun kalender Januari hingga Desember 2018 maka inflasi sebesar 3,13% (year to date/ytd). Sementara, inflasi tahunan Desember 2018 sebesar 3,13% (year on year/yoy).

"Dengan realisasi ini, inflasi berarti ada dibawah target (pemerintah) 3,5%. Tentunya berharap di tahun 2019 harga barang-barang dan bahan pokok stabil, sehingga inflasinya tetap sesuai target," ujar dia dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga: Menko Darmin: Angka Inflasi 2018 Pasti Lebih Rendah

Pria yang akrab dipanggil Kecuk itu menjelaskan, BPS telah melakukan pemantauan pada 82 kota di Indonesia. Dari 82 kota tersebut, sebanyak 80 kota mengalami inflasi sedangkan 2 kota mengalami deflasi.

Pantauan BPS menyebut, inflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 2,09% dan inflasi terendah di Banda Aceh sebesar 0,02%. Sebaliknya, deflasi tertinggi ada di Sorong sebesar 0,15% dan deflasi terendah di Kendari sebesar 0,09%.

"Dengan inflasi sebesar 3,13%, ini tentunya capaian yang menggembirakan," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengamat Ekonomi Bhima Bhima Yudhistira memproyeksikan, inflasi Desember 2018 berkisar 0,35%-0,55%. Sehingga keseluruhan inflasi tahun 2018 berkisar 2,8%-3,1%.

bps

Dia menyatakan, faktornya secara musiman memang ada kenaikan permintaan baik di bahan makanan, makanan jadi dan komponen transportasi. "Pengeluaran masyarakat cenderung naik ditambah dengan realisasi belanja pemerintah akhir tahun," katanya kepada Okezone.

Adapun di sisi transportasi kenaikan bahan bakar pesawat atau avtur pada akhirnya berimbas pada kenaikan harga tiket pesawat.

"Sehingga total inflasi di 2018 sebesar 2,8%-3,1%, ada di kisaran itu," ujar dia.

Sekedar diketahui, sepanjang tahun 2018 ini yakni pada Januari terjadi inflasi sebesar 0,62%, Februari sebesar 0,17%, Maret sebesar 0,20%, April sebesar 0,10%, Mei sebesar 0,21%, Juni sebesar 0,59%, dan Juli sebesar 0,28%.

Adapun pada bulan Agustus mengalami deflasi sebesar 0,05% dan September deflasi sebesar 0,18%. Hingga akhirnya pada Oktober berbalik menjadi inflasi sebesar 0,28%, November sebesar 0,27%, dan Desember sebesar 0,62%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini