JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia terkoreksi di 2018, seiring terjadinya tekanan ekonomi global di sepanjang tahun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat optimistis setidaknya di 2018 ekonomi bisa tumbuh sebesar 5,2%, terkoreksi dari target dalam APBN 2018 yang dipatok 5,4%.
Mengakhiri tahun 2018, Bendahara Negara tersebut kembali mengkoreksi outlook atau ekspektasi pertumbuhan ekonomi ke 5,15%. Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai ekonomi Indonesia tetap bisa tumbuh di 5,2%.
Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih menyatakan, pada kuartal IV laju pertumbuhan ekonomi pasti melambat ketimbang kuartal sebelumnya. Hal ini merupakan siklus biasa, sebab di akhir tahun konsumsi masyarakat takkan setinggi di kuartal II atau III.
Baca Juga: Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi 5,15% di 2018