Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Korban, LIPI Minta Tata Ruang Wilayah Pantai Dievaluasi

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 04 Januari 2019 |11:43 WIB
Banyak Korban, LIPI Minta Tata Ruang Wilayah Pantai Dievaluasi
Foto: Susi Air
A
A
A

Baca Juga: BNPB Keluhkan Penurunan Anggaran, Sri Mulyani: Dana untuk Bencana Alam Tak Hanya di BNPB

“Masyarakat lokal sebetulnya punya potensi penge tahuan karena mereka punya kedekatan dengan alam. Cerita rakyat me ngenai gempa bumi dan tsunami sebetulnya sudah ada seperti dongeng Smong di Simeulue, Aceh,” jelasnya.

Pada tahun 1907, tsunami yang oleh warga setempat di sebut smong pernah menghantam Simeulue. Kejadian itu membekas di ingatan kolektif warga. Sebagai pengingat tsunami, ada syair yang bercerita tentang kejadian ini dan terus dituturkan dari generasi ke generasi. Isinya, jika ada gempa, segera lari ke atas bukit, tak perlu lihat laut surut.

“Saat terjadi tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004, meski Simeulue yang paling awal kena, tercatat hanya tujuh korban meninggal,” tutur Denny. Ia menyebutkan, pengetahuan lokal ini diperbarui sesuai dengan kejadian-kejadian bencana terbaru dan pelatihan secara terusmenerus sehingga akan terus mudah diingat.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement