nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BKN Tunggu Finalisasi Data CPNS dari 5 Instansi

Rikhza Hasan, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 13:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 07 320 2000985 bkn-tunggu-finalisasi-data-cpns-dari-5-instansi-aFwgjrU9YX.jpg Pelaksanaan Tes CPNS 2018 di Malang (Foto: Avirista/Okezone)

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih menunggu final data akhir dari lima instansi yaitu, Kementerian Agama, Kementerian PUPR, Badan Intelijen Negara, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Merilis dari laman twitterBKN, Jakarta, Senin (7/1/2019), BKN sedang melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap 13 instansi, yaitu Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kejaksaan Agung, Nias Barat, Tanah Datar, Tanjung Jabung Barat, Mukomuko, DKI Jakarta, Takalar, Gresik, Konawe Utara, Mamasa, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Atlet.

Baca Juga: Beredar Informasi Penerimaan Pegawai Kontrak dan CPNS 2019, BKN: Itu Hoax!

Asal tahu saja, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan tenggat waktu sampai akhir Februari bagi instansi untuk mengusulkan penetapan atau pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Tenggat ini sebenarnya mundur dari yang sebelumnya ditargetkan akhir tahun lalu. Dari usulan penetapan ini nanti akan diterbitkan nomor induk pegawai (NIP) bagi para pelamar yang dinyatakan lolos seleksi.

“Kami menargetkan akhir Februari. Itu maksimal menerima berkas dari instansi. Setelah itu tidak akan toleransi,” kata Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan.

Baca Juga: CPNS yang Mengundurkan Diri Siap-Siap di-Blacklist

Meski ada batas waktu formal yang ditetapkan, Ridwan tetap meminta instansi segera melakukan pemberkasan. Utamanya bagi instansi-instansi yang sudah melakukan pengumuman secara resmi.

BKN memastikan tidak ada masalah yang signifikan akibat mundurnya waktu penetapan CPNS 2018. Keterlambatan ini pun sudah dikonsultasikan dengan Kemeterian Keuangan (Kemenkeu).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini