nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RI Bisa Manfaatkan Ketidakpastian Ekonomi Global

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 11:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 08 20 2001411 ri-bisa-manfaatkan-ketidakpastian-ekonomi-global-3F2Bs3WZef.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia memiliki potensi perekonomian yang sangat bagus di 2019. Karena negara-negara yang ada di Asia Tenggara kondisinya relatif aman dari kisruh.

Oleh karena itu lanjut JK, Indonesia harus bisa memanfaatkan ketidakstabilan perekonomian global ini. Karena memang kondisi geografis Indonesia relatif aman dari ksiruh seperti di benua lainya.

"Jadi yang relatif aman itu di Asia Tenggara ini maka dari itu kita punya kesempatan sebetulnya," ujarnya dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

 Baca Juga: 3 Tips Wapres JK Tingkatkan Ekspor: Lebik Baik, Cepat dan Murah

JK mencontohkan salah satu penyebab ketidakpastian perekonomian global adalah karena ekonomi Amerika Serikat. Apalagi saat ini ekonomi Amerika Serikat mengalami shutdown akibat beberapa kebijakan Presiden Donald Trump di tahun 2018.

Beberapa kebiajkan Amerika Serikat banyak menimbulkan konflik ekonomi di 2018. Salah satunya adalah pengenaan bea masuk produk China yang memicu perang dagang.

Selain itu ada juga kebijakan dari Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed). The Fed sendiri menaikan suku bunga acuannya sebanyak 4 kali pada tahun 2018 lalu yang menyebabkan gejolak pada nilai tukar mata uang.

"Kita lihat Amerika Serikat hari ini di samping rentetan masalah yang dibuat pemerintahannya, Presiden yang buat negaranya shutdown," jelasnya.

 Baca Juga: Bahas Ekonomi 2019, Wapres JK: Kita Perlu Ide dan Kritikan

Sementara itu di Eropa juga masih dibayangi oleh rencana akan keluarnya Inggris dari negara Uni Eropa atau yang biasa disebut Brexit. Namun hingga saat ini masalah tersebut masih belum juga terselesaikan.

"Di Eropa ada Brexit saya berbicara beberapa waktu lalu dengan pejabat dari Inggris di Buenos Aires. Solusi Anda apa. Dia bilang referendum ulang untuk kembali karena agak mentok permasalahannya," jelasnya.

Sementara masuk ke Asia juga ada beberapa konflik juga masih terjadi. Seperti salah satunya adalah di Timur tengah hingga kawasan Asia Timur yang masih belum kondusif.

"Di Timur Tengah kekacauan luar biasa di Asia Selatan, Asia Timur," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini