Menko Darmin Akui 58% Pekerja di Indonesia Tamatan SMP

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 08 320 2001364 menko-darmin-akui-58-pekerja-di-indonesia-tamatan-smp-OsggGOe7nk.jpg Foto: Taufik Okezone

JAKARTA - Pemerintah Jokowi-JK selama empat tahun terakhir ini telah membangun infrastruktur secara besar-besaran di seluruh Indonesia. Pada 2019 ini, pemerintah akan fokus pada sumber daya manusia (SDM).

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution pada saat acara outlook perekonomian Indonesia 2019 di Hotel Ritz Carlton Jakarta.

"2019 kita akan melengkapi peningkatan kualitas manusia terutama pendidikan vokasi. Pasalnya 58% pekerja di Indonesia pendidikan paling tinggi SMP. Itu kan tidak memadai untuk daya saing," ujarnya, Selasa (8/1/2019).

 Baca Juga: Wapres JK Akan Bahas Ekonomi 2019 Bareng Menteri hingga Pengusaha

Dia menjelaskan, pendidikan vokasi akan dimulai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang akan di reformasi secara besar-besaran, seperti kurikulum, kurikulum dan keterlibatan industri. Selain SMK aja juga politeknik dan balai latihan kerja.

"Semua rancangan-rancangan pendidikan vokasi ini sudah tuntas dan road map sudah ada. Maka itu nantinya akan di jelaskan ke publik. Intinya kalau mau bersaing infrastruktur harus baik logistik harus baik, SDM baik baru kita punya basis cukup untuk daya saing," tuturnya.

 Baca Juga: Rapat Bareng Sri Mulyani hingga Darmin, Menko Luhut Bahas Pendidikan Vokasi

Walaupun, lanjut dia, cenderung kepada daya saing jangka menengah kedepan. Di mana jangka pendeknya ada langkah-langkah yang perlu disiapakan untuk dorong daya saing terutama dorong ekspornya.

"Ada infrastruktur, pendidikan vokasi dan OSS untuk perwujudan yang paling akhir dari prosedur berusaha di Indonesia kemudian ada fasilitas perpajakan semuanya dikombinasikan itu adalah daya saing," ungkapnya.

Pada acara tersebut, hadir juga, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Kadin Roslan Roeslani dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini