
Fenomena penghapusan layanan gratis bagasi ini, juga dinilai Budi Karya tak menurunkan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi pesawat, khususnya pada maskapai LCC.
"Sebenarnya enggak (menurunkan minat penumpang). Kan penumpang bisa mendisiplinkan diri (saat membawa barang," lanjutnya.
Dia menyatakan, dengan adanya biaya tersebut maka masyarakat akan lebih menghemat jumlah barang yang dibawa. Hal ini membuat kemudahan dan penghematan waktu dalam penyusunan bagasi, yang juga berkaitan dengan tingkat persentase penerbangan tepat waktu atau on time performance (OTP).
"Jadi memang kalau mau pergi, ngapain bawa yang enggak-enggak. Ini juga kan berkaitan dengan OTP. Jadi bawa oleh-oleh yang kecil saja, enggak usah yang besar. Pakaian juga secukupnya saja, saya pikir 7 kilogram kalau untuk perjalanan 2 hari masih cukup," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)