Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Masuki Babak Baru

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 01 320 2012296 proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-masuki-babak-baru-lDi21WIEZs.jpg Kereta Cepat (Foto: Reuters)

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus melakukan sinkronisasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dengan moda transportasi light rail transit (LRT) Bandung Raya yang dikembangkan pemerintah Kota Bandung. Sinkronisasi ini dalam rangka mewujudkan konektivitas dua moda transportasi massal tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, progress pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung menunjukkan perkembangan yang signifikan. Untuk itu, Pemprov Jabar akan melakukan sejumlah langkah agar kereta api cepat dan LRT Bandung Raya bisa menjadi moda transportasi antar kawasan yang terintegrasi.

kereta cepat

“Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, langkah pertama adalah melakukan konektivitas. Tentu harus nyambung dengan LRT Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten, Bandung dan sebagian Kabupaten Sumedang,” jelas Iwa seusai rapat terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, baru-baru ini. Menurut Iwa, pembangunan kereta cepat Bandung Jakarta akan menciptakan peluang berupa kehadiran proyek lain dengan konsep transit oriented development (TOD). Fasilitas ini terdapat dibeberapa titik mulai dari Bandara Halim Perdana kusuma di Jakarta tepatnya di kilometer (km) 0, Karawang(km 41), lalu Walini (km 96), dan Tegal luar (km 142).

“Sudah dimatangkan oleh Dishub terkait trase dari Tegal luar ke beberapa trase di Bandung Raya yang sudah di usulkan ke Kementerian Perhubungan. Apabila nanti dilanjutkan ke Bandara Kertajati, dibutuhkan sekitar 70 km lagi,” imbuh Iwa. Iwa berharap proyek kereta cepat berjalan lancar. Terlebih, penetapan lokasi sudah dilakukan dan secara fisik sudah mulai tampak. “Rencananya, kereta cepat Jakarta-Bandung ini ber kapasitas 583 orang dan mampu melaju 350 km/jam, sehingga jarak tempuh hanya memerlukan waktu 35 menit,” tandas Iwa.

(Yanto Kusdiantono/Agung Bakti Sarasa)

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini