nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bank Mandiri Siap Kucurkan Rp1 Triliun untuk Pembebasan Lahan Tol Probolinggo-Banyuwangi

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 17:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 07 320 2014958 bank-mandiri-siap-kucurkan-rp1-triliun-untuk-pembebasan-lahan-tol-probolinggo-banyuwangi-T2l4wLt5AC.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) berencana mengucurkan kredit sebesar Rp 1 triliun pada 2019 ini. Kucuran dana sebesar itu nantinya akan digunakan untuk pembebasan lahan Tol Probolinggo - Banyuwangi yang merupakan ruas tol milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Senior Vice President Cooporate Banking Bank Mandiri Yusak Silalahi mengatakan, penyaluran pinjaman tersebut nantinya akan disalurkan pada semester I-2019. Adapun kebutuhan dana dari pembebesan lahan ruas tol milik Jasa Marga itu sendiri adalah sebesar Rp4 triliun.

Baca Juga: Benarkah Pembangunan Jalan Tol Bikin BUMN Berdarah-darah?

"Kami masuk pembebasan lahan Probolinggo-Banyuwangi. Kami ambil Rp 1 triliun, semester I ini," ujarnya saat ditemui di Menara BCA, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Yusak menambahkan, jalan tol tersebut nantinya akan mulai digarap pada tahun ini. Namun mengenai waktu preses penggarapan dan pengoperasiannya, dirinya tidak mengetahui secara rinci sebab menurutnya, Jasa Marga lah yang mengetahui kapan waktu rampungnya dan pengoperasiannya.

Nantinya, Tol Probolinggo-Banyuwangi memiliki panjang 172 kilometer (km) dan akan jadi ruas tol terpanjang di Indonesia. Jika ruas tol itu selesai, nantinya Merak Banten dengan Banyuwangi akan tersambung.

jalan tol

Ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi akan terbagi menjadi 3 seksi, yakni Seksi I di wilayah Probolinggo (31,2 km), Seksi II di wilayah Situbondo (109 km), dan Seksi III di wilayah Banyuwangi (31,8 km).

"Mungkin perlu tanya ke Jasa Marga target mereka (pengoperasian) kapan, yang jelas tahun ini mulai digarap," ucapnya.

Selama 2018 lalu, Bank Mandiri telah mengucurkan kredit untuk pembangunan jalan tol sebesar Rp 15,9 triliun. Jumlah itu jauh meningkat dibandingkan penyaluran kredit di tahun 2017 yang hanya Rp 8,4 triliun.

"Yang sudah disalurkan sampai akhir tahun Rp 15,9 triliun, naiknya cukup signifikan," tegasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini