nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waskita Beton Precast Targetkan Kontrak Baru Rp10,39 Triliun

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 11:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 08 278 2015217 waskita-beton-precast-targetkan-kontrak-baru-rp10-39-triliun-ewGeTImx6i.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Waskita Beton Precast (WSBP) Tbk menargetkan nilai kontrak baru tahun ini bisa mencapai Rp10,39 triliun. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding kontrak tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp6,66 triliun.

”Kami juga menargetkan perolehan laba tahun ini naik 19% dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Direktur Utama WSBP Jarot Subana dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Dia menambahkan, perusahaan yang memproduksi beton pracetak (precast ) dan beton cair (ready mix) itu juga bertekad mempertahankan kinerja tahun lalu baik dari sisi pendapatan usaha, laba, dan nilai kontrak baru.

 Baca Juga: Waskita Beton Bukukan Nilai Kontrak Baru Rp6,67 Triliun

Tahun lalu, kapasitas produksi anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tersebut mencapai 3,5 juta ton, meningkat 7,7% dibandingkan 2017 yang sebanyak 3,25 juta ton. Kapasitas produksi pada 2018 juga meningkat 32% dibandingkan 2016 sebesar 2,65 juta ton.

Sekadar diketahui, 2016 adalah tahun pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering /IPO) saham WSBP. Saat ini, WSBP memiliki 11 plant yang tersebar di sejumlah daerah, yaitu Cibitung, Palembang, Karawang, Subang, Sadang, Sidoarjo, Kalijati, Bojonegara, Klaten, Gasing, dan Legundi.

Di samping itu, perseroan juga memiliki 72 batching plant. WSBP juga mencatat, total kontrak yang dikelola (order book) mencapai Rp17,34 triliun, termasuk kontrak bawaan (carry over) pada 2017 sebesar Rp10,68 triliun.

Sementara itu, pendapatan perseroan hingga kuartal III/ 2018 mencapai Rp5,43 triliun, naik 8,3% dibandingkan periode sama pada 2017 yang sebesar Rp5,01 triliun. Adapun laba bersih mengalami kenaikan 7,2% menjadi Rp885 miliar dari sebelumnya Rp825 miliar.

Perseroan optimistis pendapatan pada 2019 akan mencapai Rp9,37 triliun dengan laba bersih Rp1,31 triliun. Sementara untuk anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini dipatok sebesar Rp922,96 miliar.

 Baca Juga: Waskita Beton Lunasi Pinjaman Senilai Rp300 Miliar

Pada akhir 2018, WSBP telah menerima pembayaran Rp1,8 triliun untuk proyek turnkey jalan tol Krian-Legundi-Bunder- Manyar (KLBM) dan proyek lainnya. Dengan pembayaran tersebut, Waskita Precast dapat menutup akhir 2018 dengan membukukan arus kas (cashflow) operasional positif yang signifikan sekitar Rp1,4 triliun, dibandingkan 2017 yang minus Rp2,4 triliun dan 2016 yang mengalami minus Rp3 triliun.

”Pada 2018, arus kas dari operasional perusahaan surplus. Penerimaan termin yang masuk sampai November sebesar Rp9,6 triliun, lalu kami terima lagi termasuk dari proyek lainnya sebesar Rp1,8 triliun pada akhir 2018. Jadi, totalnya sekitar Rp11,4 triliun,” kata Direktur Keuangan WSBP Anton YT Nugroho.

Diketahui, WSBP telah menuntaskan proyek tol Becakayu yang merupakan proyek turnkey atau proyek terima jadi pertama perseroan. Proyek turnkey ini memiliki margin yang lebih besar dibandingkan non-turnkey. Namun, sebagai kompensasi, kontraktor harus siap pendanaan sampai proyek selesai. (Yanto Kusdiantono)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini