nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah Penumpang Pesawat Turun, Menko Luhut Cek ke Menhub

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 17:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 11 320 2016447 jumlah-penumpang-pesawat-turun-menko-luhut-cek-ke-menhub-WI0I8javld.jpg Foto: Menko Luhut (Okezone)

JAKARTA - Belakangan dikabarkan jika jumlah penumpang pesawat terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang Januari 2018 dan Januari 2019 turun sekitar 10%.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan belum mau berkomentar lebih banyak. Sebab, dirinya belum mengetahui penyebab dari penurunan pesawat tersebut.

 Baca Juga: Jumlah Penumpang Pesawat Turun Gara-Gara Tiket Mahal?

Luhut melanjutkan, dirinya akan mengecek terlebih penurunan jumlah penumpang pesawat kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, sehingga bisa diketahui apa penyebab dari penurunan penumpang tersebut.

"Saya belum tahu nanti kita akan cek. Saya baru mau cek ke Pak Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi)," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Seperti diketahui, penumpang pesawat dikabarkan mengalami penurunan di Januari 2019. Berdasarkan spekulasi, ada beberapa penyebab mengapa penumpang pesawat terbang mengalami penurunan, salah satunya adalah harga tiket pesawat yang dinilai mahal.

Penurunan penumpang pesawat juga berpengaruh terhadap jumlah pembatalan penerbangan. Salah satunya adalah pembatalan penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau yang mencapai 433 pembatalan.

 Baca Juga: Kemenhub: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Masih Wajar

Berdasarkan data PT Angkasa Pura II selaku otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II di Pekanbaru, selama periode tanggal 1 sampai 21 Januari, ada 212 penerbangan domestik menuju Pekanbaru yang batal. Sedangkan penerbangan dari Pekanbaru yang batal ada 217 penerbangan.

Sementara itu, untuk penerbangan internasional baik yang dari maupun menuju Bandara Pekanbaru hanya empat penerbangan yang dibatalkan. Berdasarkan data tersebut penurunan penumpang terbesar ada di penerbangan dalam negeri.

Artinya besar kemungkinan penyebab penurunan penumpang dikarenakan mahalnya tiket pesawat. Sebab, Otoritas Bandara Pekanbaru sejak awal Januari sudah mencatat ada penurunan penumpang sekitar 15% dari biasanya, setelah terjadi kenaikan tarif pesawat.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini