nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Rp32 Triliun, Miliarder Hong Kong Ini Adu Untung Bisnis Judi di Jepang

Mulyani, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 13:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 14 320 2017863 punya-rp32-triliun-miliarder-hong-kong-ini-adu-untung-bisnis-judi-di-jepang-9h3EPE8Mfi.jpg Foto: Lawrence Ho (AP)

JAKARTA – Forbes kembali merilis daftar 50 orang terkaya di Hong Kong 2019. Keberhasilan orang-orang terkaya ini tidak terjadi begitu saja, semua butuh proses yang bahkan harus mereka pertahankan seumur hidupnya.

Seperti halnya salah satu orang terkaya di Hong Kong, Lawrence Ho. Kekayaan telah mencapai USD2,3 miliar atau setara Rp32,2 triliun (kurs Rp14.000 per USD) dari bisnis kasino. Kini Ho menduduki peringkat 34 orang terkaya di Hong Kong. Namun, Ho masih terus bersikeras untuk memperluas bisnisnya dan menggali lagi kekayaannya.

Setelah berhasil memperluas Melco Resorts & Entertainment di luar Macau, saat ini Ho mulai mencoba memasuki Jepang. Ho sebelumnya mengatakan akan berinvestasi sebesar USD10 miliar di Jepang jika dia memenangkan lisensi di Tokyo, namun saat ini ia malah bersedia untuk berinvestasi lebih banyak dari itu.

“Tidak ada batasan untuk berinvestasi,” ungkapnya seperti dilansir Forbes, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Baca Juga: Kisah Ratu Judi Hong Kong, Berebut Warisan hingga Kantongi Rp64 Triliun

Dalam mempersiapkan hal tersebut, dia menata kembali untuk menghindari konflik kepentingan yang dirasakan. Pada pertengahan 2017, miliarder berusia 42 tahun itu melepaskan saham mayoritasnya dalam Russian casino operation Summit Ascent.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan profilnya di Jepang, mengingat sengketa wilayah yang belum terselesaikan dengan Rusia dan sanksi internasional dari aneksasi Krimea oleh Rusia.

Pada Juni lalu, Lawrence meluncurkan properti mewah Morpheus senilai USD1,1 miliar di Melco dalam pengembangan City of Dreams di Macau.

“Semua yang kami bangun sampai sekarang, untuk membangun showcase yang bagus ke Jepang,” katanya.

 Baca Juga: Korban Perang yang Kini Punya Rp448 Triliun, Ini Kisah Mengharukan Orang Terkaya Hong Kong

Properti tersebut dinamai seperti dewa mimpi Yunani. Pasalnya, Morpheus dirancang oleh almarhum arsitek Zaha Hadid untuk mengubah posisi merek Melco setelah dipisahkan dari Crown Resorts Australia.

Ho sudah tidak asing lagi dengan pasar internasional, setelah pada tahun 2018 memenangkan 15 kali lisensi permainan monopoli di Siprus, di mana dia sekarang menginvestasikan USD700 juta untuk membangun resor terpadu terbesar di Eropa.

Kemudian, pada 2015, Melco membuka City of Dreams Manila bersama almarhum miliarder Filifina Henry Sy’s Belle Corporation.

Jepang adalah jackpot terbesar, mengingat peringkatnya dalam ekonomi terbesar di dunia dan jumlah lisensi yang terbatas.

 Baca Juga: Miliki Rp448 Triliun, Superman dari Hong Kong Jadi Orang Terkaya di Negaranya

Menurut Ho, peluangnya untuk memenangkan lisensi dapat ditingkatkan dengan kursi wakil ketuanya di pasar dagang de facto China, Federasi Industri dan Perdagangan Seluruh China. Sebab, hal ini akan memperkuat kemungkinan dalam membina hubungan bisnis yang lebih kuat antara China dan Jepang.

Selama ini, Ho sering berkunjung ke Makau dan Osaka, tempat Melco membuka kantor regional untuk mencari kemitraan. Kemitraan tersebut akan berguna jika Melco menangkan lisensi Jepang. Ho pun telah berjanji untuk memindahkan kantor pusat Melco ke Jepang jika dia menang.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini