JAKARTA - Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar memastikan tidak ada tenaga kerja asing (TKA) di proyek Mass Rapid Transit (MRT).
"Kita ada 350 pegawai MRT yang 200 berada di kantor pusat dan itu semuanya pekerja Indonesia semua, tidak ada TKA," ujarnya, di kantor MRT Jakarta, Senin (25/2/2019).
Baca Juga: MRT Jakarta Beroperasi, Ada 'Kantong' Ekonomi Baru
Dia mengatakan, sebenarnya ada pekerja TKA, namun hanya sebagai konsultan di MRT. Seperti konsultan dari Jepang dan itu hanya mendampingi saja.
"Jadi konsultan dari Jepang itu hanya mendampingi pekerja dari Indonesia," katanya.

Sebelumnya, kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan beroperasi pada Maret 2019. Saat ini pihak MRT Jakarta tengah menyiapkan proses uji coba full train run.
Baca Juga: Menteri Hanif Apresiasi Kecilnya Angka Kecelakaan Kerja di Proyek MRT Jakarta
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, saat beroperasi masyarakat harus bisa mengubah kebiasannya. Salah satunya mengenai disiplin.
"Disiplin, bagaimana masyarakat berbudaya disiplin, jangan coret-coret, tepat waktu datang, dan waktu Asian Games kan disiplinnya orang," ujarnya saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.