Kementerian PUPR: Infrastruktur Bukan untuk Bermewah-mewahan

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 27 320 2023590 kementerian-pupr-infrastruktur-bukan-untuk-bermewah-mewahan-WcQ4dLv4jQ.jpg Foto Infrastruktur (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) buka suara terkait pembangunan infrastruktur yang banyak dikritik. Pembangunan infrastruktur dinilai tidak efisien dan tidak tepat sasaran.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga mengatakan, pembangunan infrastruktur bukanlah sebagai ajang bermewah-mewahan. Melainkan murni untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Pakai Skema KPBU, Penyediaan Air Bersih untuk Masyarakat Bisa Ditingkatkan

Sehingga tidak benar anggapan jika infrastruktur tidak efisien. Pasalnya, pembangunan sudah melalui proses kajian yang mendalam oleh pemerintah.

"Infrastruktur bukan untuk bermewah-mewahan. Tapi intinya infrastruktur ini untuk masyarakat Indonesia juga secara keseluruhan juga manfaatnya," ujarnya, dalam acara diskusi di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Lagi pula, lanjut Danis, pembangunan infrastruktur juga sebagai ajang untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain. Sebagai salah satu contohnya adalah infrastruktur seperti MRT dan LRT.

Baca Juga: Sederet Pembangunan Infrastruktur Kerakyatan di Cilacap

Di negara seperti Malaysia dan Singapura sudah dibangun sejak beberapa tahun yang lalu. Sedangkan di Indonesia baru dibangun beberapa tahun belakangan ini.

"Kita bandingkan lah dengan negara lain. Ini untuk mengejar ketertinggalan," ucapnya.

Selain itu, lanjut Danis, tidak ada satu negara maju di dunia ini yang tidak memiliki infrastruktur. Karena infrastruktur sebagai salah satu pendongkrak ekonomi suatu negara.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini