nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengembangan SDM di Sektor Energi Baru Terbarukan

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Minggu 03 Maret 2019 12:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 03 320 2025156 pengembangan-sdm-di-sektor-energi-baru-terbarukan-Wy6B0tLStF.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pengembangan sumber daya manusia.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan notakesepahaman (MoU) antara PGN dan UGM yang ditandatangani oleh Rektor UGM, Panut Mulyono dan Direktur SDM dan Umum PGN, Desima Equalita Siahaan di Ruang Sidang Pimpinan UGM, di Yogyakarta.

Desima mengungkapkan, PGN yang saat ini berstatus sub holding gas, mempunyai target jangka panjang dalam pengembangan SDM untuk mendukung peran PGN tersebut. Untuk hal itu, tegas Desima, PGN sangat membutuhkan tenaga manusia berkualitas.

"UGM kami anggap sebagai salah satu universitas yang terpandang di Indonesia yang menjalankan peran strategis dalam mengembangkan SDM berkualitas untuk Indonesia yang lebih maju," ucapnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (3/3/2019).

 Baca Juga: Menanti Langkah Capres Kembangkan Energi Baru Terbarukan

Dia menambahkan penandatanganan MoU merupakan awal dari kerja sama yang produktif di antara UGM dengan PGN. “Harapannya, semua yang kita lakukan ini dapat membawa arti bagi bangsa dan negara,” kata Desima.

Rektor UGM menyambut baik kerja sama yang dilakukan. Panut berharap kesepakatan kerja sama nantinya bisa segera dilaksanakan.

“Jenis kegiatan yang akan dilakukan harapannya tidak terbatas pada pekerjaan teknis konsultasi, perancangan, atau yang lainnya, tetapi juga dalam bentuk penelitian ataupun berupa pemberian beasiswa pendidikan,” kata Rektor.

 Baca Juga: Target Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Dinaikkan Jadi 16.000 Mw

Panut menuturkan bahwa sektor gas akan terus berkembang sebagai salah satu alternatif sumber energi terbarukan, karena harganya yang masih lebih terjangkau dibandingkan dengan sumber energi terbarukan lainnya. Selain itu, Indonesia juga masih memiliki cadangan gas yang cukup banyak sehingga akan menjadi tumpuan kebutuhan nasional di waktu ke depan.

Dalam kesempatan ini, Panut mengutarakan salah satu bentuk kerja sama berupa pembiayaan pendidikan melalui salah satu jalur penerimaan mahasiswa, yaitu jalur kemitraan. Selain itu, kedua belah pihak juga telah mendiskusikan peluang untuk menerima mahasiswa aktif UGM untuk melakukan kegiatan magang ataupun rekrutmen bagi lulusan UGM.

“Banyak hal yang bisa kita tindaklanjuti, semoga bisa menguntungkan bagi kedua belah pihak,” tuturnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini